Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

"Tadi aku buat satu lagi. Judulnya 'Mencari Pertapa Tapi Tak Bertemu'. Aku bertanya pada anak di bawah pohon pinus, katanya guruku pergi buang air besar. Lupa bawa tisu, terpaksa pakai jari." Kirin sontak memuntahkan makanannya. Ewan pun memelototi Nazar. Pria tua ini benar-benar tak beretika. Bagaimana bisa dia membuat syair seperti itu saat sedang makan? Sungguh menjijikkan dan memalukan! Satria pun tak tertarik lagi dengan hotpot. Dia menaruh peralatan makannya. "Lebih baik kita bahas urusan penting. Aku sudah menyusun rencana untuk pertarungan malam ini."
9.51.1M viewsOngoingIdinagdag sa Library 34.2K Beses bilang pantun santri bikin baper
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Namun Ratu justru tahu apa maksud dari patung itu. "Pendekar Guntur Saketi pernah sekali tengah membuat patung ini, dia seperti sedang membaca sebuah syair. Namun lirik dari syairnya sedikit aneh. Seolah dia tengah menyampaikan sesuatu padaku." ucap Ratu membuat Jaka menoleh ke arahnya dan dengan pandangan penuh harap Jaka bertanya,"Apa yang dia katakan Ratu?"
1011.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 412 Beses bilang pantun santri bikin baper
Read
+Library
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

tanya Ibu. Aku masih belum bisa mengatakan apapun dalam diam. Sedangkan Ibu segera memanggil beberapa santri memesan berbagai makanan untuk acara syukuran. Beberapa santri mencium punggung tangan ku memperlakukan begitu hormat semakin menciptakan rasa frustasi. Bagi mereka aku pun masih keluarga Ndalem. Diluar fakta semua cibiran diluar pesantren.
107.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 196 Beses bilang pantun santri bikin baper
Read
+Library
VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

Reni menghentak-hentakkan kakinya ke lantai mirip anak kecil. “Mbak, enggak apa-apa kan?” tanya Santi, dia sedang memasang kancing baju. “Iya, aku baik-baik saja, San,” jawabku seraya tersenyum. Lebih tepatnya terpaksa tersenyum. “Pasti rumit banget ya, Mbak, hidup seatap dengan madu dan mertua. Kalau aku jadi Mbak Fatki pasti sudah tidak bisa bertahan.”
10146.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.7K Beses bilang pantun santri bikin baper
Read
+Library
Disia-siakan Keluarga, Diratukan Ibu Mertua

Disia-siakan Keluarga, Diratukan Ibu Mertua

tanya salah satu santri yang baru kembali dari kantin pesantren. “Pergi,” balasnya kasar. “Males saya tinggal disini.” Keempat santri itu bertatapan. Fahmi terus melangkah menuju gerbang, lalu menggenggam jeruji dan mengguncangnya sambil berteriak-teriak meminta dibukakan gerbang. “Kenapa, Gus....”
16.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 651 Beses bilang pantun santri bikin baper
Read
+Library
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

"Apa kamu bilang? Sirik! Ih, sorry ya. aku gak sirik sama kamu. Aku tuh cuma heran aja sama kamu." "Heran kenapa?" tanyaku tak mengerti. "Mentang-mentang janda bisa seenaknya begitu. Gak bisa lihat yang ganteng dikit, langsung di embat! Langsung di godain." Wah! Bener-bener gak di sekolahin nih mulut si Juminten. Bisa-bisanya dia ngatain aku yang enggak-enggak. "Dijaga ya, punya mulut. Jangan suka fitnah! Nanti aku kasih sambel tuh mulut. Tau rasa kamu! Tau 'kan kalau sambel buatan aku itu paling enak!"
4.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 121 Beses bilang pantun santri bikin baper
Read
+Library
Istri Kecil Ustadz Tampan

Istri Kecil Ustadz Tampan

"Ikut saja, ada tempat yang ingin aku tunjukkan padamu.“ jawab Akram dengan wajah tanpa ekspresi. Namun, dari nada bicaranya terkesan sangat lembut. Mereka berdua berjalan berdampingan. Semua mata santri dan santriwati menatap tajam ke arah keduanya. Ralat bukan keduanya, lebih tepatnya ke arah Rayyana. "Lihat deh, gak tau malu banget! Pantesan deketin Ning Aulia, ternyata mau jebak Gus Akram." gunjing para santriwati saat Rayyana dan Akram lewat di depan mereka. "Ada udang dibalik batu ternyata! Katanya gak suka sama yang alim, eh taunya jebak Gus sendiri!" timpal yang lainnya. Gunjingan-gunjingan sari para santri membuat hati Rayyana sakit. Walaupun, ia terkenal bandel, tapi ia juga seoran
9.55.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 126 Beses bilang pantun santri bikin baper
Read
+Library
Pantaskah Surga Untuknya?

Pantaskah Surga Untuknya?

Menghamparkan sajadah. "Allahu Akbar..." Suaranya lirih. Sajadahnya basah oleh air mata. "Ya Allah... aku lemah. Aku bodoh. Aku hancurkan rumah tanggaku. Ampuni aku... tunjukkan jalanku." Akan tetapi, doanya terganggu oleh suara telepon yang berdering nyaring. Berkali-kali. "Kriiiiing... Kriiiiing..." Di layar terpampang nama Nurlaela.
10701 viewsOngoingIdinagdag sa Library 15 Beses bilang pantun santri bikin baper
Read
+Library
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Membuat Anita hampir tak percaya. Perasaan Anita bercampur, antara bingung dan senang. Perubahan sikap Sagara masih saja membuatnya terkejut. “Em... Di sini saya mau membacakan sebuah puisi, karangan Pena Langit dengan judul Orang Asing. Maaf sebelumnya kalau bukan karya saya sendiri. Karena saya tidak pandai membuat puisi," terang Sagara sambil tersenyum canggung.
107.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 299 Beses bilang pantun santri bikin baper
Read
+Library
YOUTUBER DAN KONTRAKAN BERHANTU

YOUTUBER DAN KONTRAKAN BERHANTU

Santri yang sakit di suruh kembali ke pondok. "Baca bismillah dalam hati dan minta perlindungan pada Allah. Jangan kita merasa takut, manusia lebih mulia derajatnya dibanding bangsa jin dan syaitan," seru Ustad Junaidi membakar semangat para santri lagi. Sholawat pun langsung menggema. Kerajaan jin langsung mengalami guncangan hebat. Sesajen dan patung-patung hancur dengan sendirinya. Pintu kontrakan tiba-tiba terbuka semua seperti tertiup angin.
109.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 238 Beses bilang pantun santri bikin baper
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status