Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Balikan Dengan Mantan

Balikan Dengan Mantan

Pria itu mengambil ponselnya, lalu mencari kontak Ron dan mengirimkan Ron pesan. Axel : Beli sekolah tempat anak saya sekolah, cari anak yang pernah membully anak saya sampai dapat, lalu keluarkan mereka dari sekolah, hilangkan pekerjaan kedua orang tua mereka dan blacklist nama mereka di mana pun agar tak ada satu pun perusahaan yang menerima mereka. Saya mau besok semuanya sudah selesai
9.974.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai pantun stop bullying
Baca
+Pustaka
ARE YOU DONE, MY DEAR?

ARE YOU DONE, MY DEAR?

Para wali antek-antek menjadi panik lalu menutup mulut anak-anak mereka. Hendra buka suara. "Percuma saja kalian menutup suara anak-anak, saya tetap akan menuntut kalian atas dugaan pembunuhan berencana sekaligus bullying. Saya tidak peduli dengan usia, berhubung saya punya uang banyak- saya akan menjadikan ini sebagai contoh ke masyarakat luas tentang bahaya bullying di kalangan pelajar." Para wali murid meskipun anak-anaknya ada yang tidak terlibat, menjadi khawatir karena anak-anak hanya melihat sehingga bisa disebut antek-antek.
634.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pantun stop bullying
Baca
+Pustaka
Menantu Termiskin

Menantu Termiskin

ujar Cintya yang membuat Arman tak tinggal diam untuk membalas ucapan mamanya. "Bercanda bagaimana maksud mama? Itu nggak bisa dianggap sepele, kasus bullying itu bisa mempengaruhi mental seseorang. Kalau Agni di bully sama anak-anak lain, apa mama akan membiarkannya saja dan menganggap mereka hanya sedang melakukan lelucon?" Arman membalikkan ucapan mamanya yang membuat mamanya langsung bungkam seribu bahasa.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai pantun stop bullying
Baca
+Pustaka
UNSTOPPABLE: KETIKA BENCI MENJADI CINTA

UNSTOPPABLE: KETIKA BENCI MENJADI CINTA

Amel lantas memejamkan kedua matanya. "Gak, gue gak boleh ragu! Setidaknya dengan menikah dengan Lino, gue gak harus tinggal di kolong jembatan atau emperan toko. Gue juga gak harus ngerasain ketika pagi-pagi buta diusir sama pemilik tokonya. Gue juga gak harus ngerasain, gimana sakitnya di drop out hanya gara-gara gak bisa bayar uang kuliah. Hah, Amel, semangat. Lo pasti bisa! Hidup itu memang harus penuh perjuangan, kalau gak berjuang, gak bisa hidup enak!" seru Amel menyemangati hatinya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai pantun stop bullying
Baca
+Pustaka
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

cetusnya sambil kembali tertawa. “Sialan.” “Kalo tujuannya untuk bayar sekolah kenapa lu gak usahain cari beasiswa sekolah, Dot?” “Lu tau kan IQ gue gak seberapa. Kadang gue malu di-bully sama orang-orang.” “Sabaaaar.” “Lu enak aja bilang sabar-sabar. Salah satu yang suka nge-bully kan lu sendiri.”
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai pantun stop bullying
Baca
+Pustaka
Sugar Baby untuk Presdir

Sugar Baby untuk Presdir

Dia berusaha menguatkan dirinya sendiri menghadapi penghinaan itu. “Berani sekali membentak kami, HUH? Sudah punya nyali rupanya.” Patricia mendorong tubuh Melanie sehingga gadis itu terjatuh ke lantai yang basah. Sebelum ketiga gadis itu melanjutkan aksi bullying mereka, sebuah ketukan di pintu menghentikan mereka. Ketiga gadis itu saling berpandangan seolah bertanya siapa yang telah mengetuk pintu.
109.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai pantun stop bullying
Baca
+Pustaka
Tante, Berhentilah Mengejarku

Tante, Berhentilah Mengejarku

Dia ingat kata-kata Robert tadi di kantin: "Lo gila, bro. Ini nggak biasa. Lo tahu risikonya kan? Kalau ibu lo tahu? Kalau keluarga tahu? Kalau orang kampus tahu?" Kata-kata itu seperti jarum yang menusuk dadanya berkali-kali. Andre tahu risikonya—dia bukan anak kecil lagi.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai pantun stop bullying
Baca
+Pustaka
Bimbingan Panas Sahabatku

Bimbingan Panas Sahabatku

"Gue cuma mau mempertimbangkan sesuatu." Martin kembali menyuara. "Gue inget lo pernah cerita Bita sempet di bully waktu smp karena dekil kebanyakan main sepeda diluar. Makanya lo nggak tahan sama perundungan. Berakhir baku hantam sama yang merundung gue."
1019.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 449 kali sebagai pantun stop bullying
Baca
+Pustaka
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

"Jadi, jadilah anjing yang penurut. Jangan menggigit tangan yang memberimu makan," Pria itu menegakkan tubuh dan berjalan pergi begitu saja menuruni tangga. Ruenna menghapus kasar air matanya yang tak sengaja keluar. Ia menarik ingusnya, berharap air matanya bisa ikut masuk kembali.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai pantun stop bullying
Baca
+Pustaka
TUMBAL PENGANTIN

TUMBAL PENGANTIN

Beliau memutuskan untuk menutup lubang di atap terlebih dahulu sebelum pulang dan menyiramkan air yang sudah dia doakan di area belakang. Edwin mengantarkannya hingga ke depan gerbang, namun gelagat Pak haji masih terlihat aneh, dari raut wajahnya tidak sumringah seperti biasa. "Nak, kalau ada kumbang lagi cukup bakar saja, jangan muntah atau buang makanan busuk sembarangan," pintanya. "Satu lagi pesan dari saya, jangan lupa berdoa sebelum kalian bersentuhan di malam hari, ya. Setan itu sebenarnya bisa lemah asalkan kita yang kuat, makanya jangan kalah."
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai pantun stop bullying
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status