Dinodai Sebelum Malam Pertama
“Kau tak paham apa yang aku ceritakan, Rose! Manusia itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tidak ada manusia yang sempurna! Namun kita jangan biarkan diri kita lemah, di bully!
Meskipun aku unggul bela diri tetap saja aku phobia ruang sempit.
Kalau kau tak betah tinggal di pondok, kau bilang pada ayahmu!
Mintalah pulang!
Kalau kau tak pandai hafalan, bukan karena kau bodoh!
Persetan dengan perkataan para pembully! Mereka seperti singa dan berani karena bersama kawanannya. Namun ketika sendiri mereka seperti seekor lembu yang kesakitan!
Kau kesulitan hafalan, kau bisa belajar lebih giat lagi! Atau kau bisa pindah ke pondok lain yang tidak terlalu membebani santrinya hafalan.