Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Baraka pun mencoba membalas dengan pantun, “Anak sapi memang anak sapi, Jika dicium tetap anak sapi. Jangan dulu lekas memuji, Masih ada urusan tentang... tentang anak sapi!” Kadal Ginting yang juga sudah sehat bagai tak pernah mengalami sakit apa pun itu tertawa sambil berkata, "Kau mau berpantun apa atau mengatakan Eyang Resi adaiah anak sapi? Tapi boleh juga pantunmu itu, Baraka. memang itulah pantun yang cocok untuk anak sapi. Eh. salah..” Kadal Ginting menutup mulut melirik sang Resi. Yang dilirik tampak memendam kedongkolan.
1028.8K viewsOngoingAdded to Library 834 Times as pantun sunda lucu 2 baris
Read
+Library
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Lelepah-lelepah pakanane iwak entah Lelumban lelamising lati Landep lancip liding Lumah lemeh, lemeh lumah Lemes Lelepah-lelepah pakanane iwak entah Lelakon oo…lelakon Lir pakeliran suran Lamat pangindunge nyi sinden Lelegon bumi kelairan Lemahku subur Lintangku dhuwur Lelepah-lelepah pakanane iwak entah Limbung nyi buto ijo Lambe ndremimil Lambung perih ngelih Le thole Lodoken lenge gangsir Lebanana kareben ngenthir Lelepah-lelepah pakanane iwak entah. Penduduk pun bersorak sorai ramai sekali mendengar geguritan yang kocak itu. Sarni Trilili tertawa-tawa senang. Benar, memang lucu. Sambil tetap menari orang topengan itu mengedarkan topi pandannya yang bulat plus kumal. Lantas uang logam p
1.5K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as pantun sunda lucu 2 baris
Read
+Library
TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

Ada email baru dari Bara — isinya undangan pameran, lengkap dengan foto-foto persiapan. Salah satunya menarik perhatiannya: lukisan baru Bara, dengan warna lembut dan cahaya hangat. Judulnya: “Di Antara Dua Hujan.” Dan di sudut kanan bawah, ada tanda kecil: Untuk S. Siska menatap layar itu lama, lalu mengetik balasan. > “Lukisannya indah, Bar. Selamat ya.” Beberapa menit kemudian, balasan masuk.
793 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as pantun sunda lucu 2 baris
Read
+Library
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

Mereka tertawa bersama. Satu minggu kemudian, rumah Arnold dan Marsha di Menteng. Aroma sup ayam dan teh jahe memenuhi rumah dua lantai mereka. Di ruang tengah, Arnold menimang Adrian perlahan sambil menyenandungkan lagu lembut. Marsha keluar dari kamar dengan pakaian santai. “Kamu udah pinter banget jadi ayah, lho,” puji Marsha.
10907 viewsCompletedAdded to Library 34 Times as pantun sunda lucu 2 baris
Read
+Library
HALCYON

HALCYON

“Nular apanya nih? Mobilnya apa Kafenya?” “Dua-duanya kalau boleh kak, doa mah jangan nanggung-nanggung. Ntar terserah Tuhan aja mau ngasih yang mana duluan” “Ada tuh cara cepat biar lo dapet dua-duanya sekaligus Ra” “Buah kelapa dipanah jatuh, wah apa tuuuh” Namara mulai berpantun yang membuat Citra jadi tertawa geli.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as pantun sunda lucu 2 baris
Read
+Library
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Kata Pancatyana Sambil Tersenyum licik. "BwaHa…ha…Hha…"Amisundha tertawa agak keras Lalu Dibungkam Oleh Saudara disebelahnya. "Sssttt…Bisa Direm Ketawanya…!"Kata Maudara sambil Berbisik kearah Amisundha. Amisundha pun Mengangguk pelan.
7.5K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as pantun sunda lucu 2 baris
Read
+Library
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

“Kita sudah terlalu dalam untuk mundur.” Kata-kata itu terasa seperti beban yang semakin berat. Mereka berjalan lebih lama tanpa mengucapkan sepatah kata pun, sampai akhirnya mereka sampai di sebuah bar kecil yang terletak di sudut jalan. Tempat itu tampak sepi, dengan hanya beberapa orang yang duduk di meja. Lampu yang remang-remang menciptakan atmosfer yang gelap dan nyaman, seolah-olah dunia luar tidak pernah ada.
858 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as pantun sunda lucu 2 baris
Read
+Library
Tingkat Dua

Tingkat Dua

"Gimana apanya?" Kulirik Salsa mendengkus. Sambil tetap berjalan meninggalkan kelas, kami melanjutkan obrolan singkat ini. "Lo selese?" Aku menggeleng. "Kurang dua." "Gilak. Beneran? Keren amat lo, Run." "Bekal nekat itu. Bodo amat yang gue tulis cuman jawaban sejuta umat. Kayaknya anak SMA aja lebih banyak tau dibandingin gue."
1.4K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as pantun sunda lucu 2 baris
Read
+Library
Liontin Merah Delima

Liontin Merah Delima

Tanya kak Roby. "Dilla nggak yakin kak tapi... " Aku cek sekali dua huruf terakhir yang aku ketahui adalah huruf 'pa' yang di 'suku' berarti dibaca pu laku huruf 'ta' yang di suku lalu ada 'cecak' di atasnya yang berarti dibaca 'tung'. "Iya kak, dua huruf belakangnya 'putung'." Kataku yang telah yakin. "Bukankah itu peribahasa dari jawa?" Tanya kak Roby.
10513 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as pantun sunda lucu 2 baris
Read
+Library
Cinta & Persahabatan

Cinta & Persahabatan

“Jika kau hanya ingin gangguin aku mending pergi aja sana makan yang banyak di kantin biar makin mirip beruang.” “Sebenarnya aku lebih mirip panda yang lucu daripada beruang , tapi kalau kamu lebih suka beruang ga papa sih , beruang teddy juga lucu.” “Sudahlah , pergilah , aku ga punya tenaga buat ngeladeni ocehan mu.” Kata ku sambil mengangkat kepala dari meja lalu mendorongnya dengan tangan dan kaki ku “makanya ayo makan biar kamu punya tenaga untuk mendorong ku lebih jauh lagi.” Jawab lendra sambil mengangkat kepala nya dari meja juga dan tersenyum kaku
105.4K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as pantun sunda lucu 2 baris
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status