Dewa
Papa pun kemudian menurunkan Ovan dari punggungnya.
"Lia! Lia!" teriak Mama.
"Liaaaaa,"
Ternyata Lia ketinggalan di belakang sendiri, dibarisan turis-turis asing. Mamanya pun langsung menjemput Lia, kakaknya. Papanya berdiri mematung sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Sementara Ovan terus larut dengan sentuhan-sentuhan dinding candi. Dia berjalan mengelilingi candi sendirian, tak sadar jika tadi ada jeritan memanggil nama kakaknya.
Bab Populer