Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menikahi Adik Musuh

Menikahi Adik Musuh

Dewa jugakah? Dania terkesiap ketika suara bip pintu apartemennya terbuka. Ia menoleh dan melihat Dewalah yang berjalan masuk dengan setelan jas dan tas di tangan kanan. Dengan raut lelah dan rambut yang sedikit kusut. Sepertinya Dewa mendapatkan pekerjaan yang cukup berat hari ini. “Apa aku mengagetkanmu?” Dania menggeleng dengan keras. Bergegas menutup pintu setelah Dewa masuk dan mengambil jas serta tas dari tangan Dewa. “Apa kauingin minum? Atau langsung mandi?”
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai para dewa
Baca
+Pustaka
JODOH TAK TERDUGA

JODOH TAK TERDUGA

Mereka mengobrol bersama sambil menunggu Dewa. Tidak lama akhirnya Dewa datang. Dewa tidak membawa apa-apa. Dia hanya memakai hoodie, celana jeans dan sepatu kets. “Assalamu’alaikum.” “Wa’alaikum salam.” Dewa tersenyum pada Citra. “Mas kita berangkatnya sore aja, ya. Mas tidur dulu gih, istirahat dulu.” ucap Citra.
10.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai para dewa
Baca
+Pustaka
Asisten Kesayangan CEO Angkuh

Asisten Kesayangan CEO Angkuh

Sepintas, Rara menangkap kegugupan pria di hadapannya, dan langsung menyapa Dewa. "Hmm. Kalau saya boleh tahu, nama Bapak siapa?" Rara menelisik wajah pria berkulit putih itu. Kegugupan yang sempat ia lihat, memancing Rara untuk bertanya dimana pria itu bertugas. "Oh iya. Perkenalkan, nama saya Dewa. Saya dari Divisi Desain." Tanpa ditanya, Dewa menyebutkan divisi mana dia bekerja.
13.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 470 kali sebagai para dewa
Baca
+Pustaka
Saat Aku Berhenti Kamu Malah Mengejarku

Saat Aku Berhenti Kamu Malah Mengejarku

Tanya Sadewa kini memegang lengan Nareswari, sekarang wajah Nareswari sudah seperti suhu di musim kemarau, lengannya terasa hangat Sadewa bisa merasakan itu. "Se-seperti," Nareswari gelagapan. "Ugh, baik-baik!!!" "Sadewa aku menyerah, hentikan!" Nareswari menarik bibirnya, dia berusaha menghela nafas setelah dari tadi menahannya. "Huh, te-rimakasih, Dewa." Sadewa tidak percaya apa yang dia dengar, dia seperti baru saja diberi kejutan sebenarnya, darahnya terasa berdesir, bukan Sadewa, tapi Dewa.
10634 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai para dewa
Baca
+Pustaka
Pendekar Sejak Dalam Kandungan

Pendekar Sejak Dalam Kandungan

jelas Dewantara pada ibunya. Nek Siri yang melihatnya sedikit syok dan tidak percaya dengan apa yang sudah di jelaskan oleh putranya tadi. "Apa nak? Seorang Pendekar Pilihan para dewa? Sepertinya nenek pernah membaca tentang cerita dongeng yang judulnya sama seperti itu, PENDEKAR PILIHAN DEWA, Ternyata itu bukan hanya sekedar dongeng saja, tapi benar adanya dan sekarang tinggal satu rumah dengan kita semua," jawab nek Siri yang cukup senang saat itu.
9.456.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai para dewa
Baca
+Pustaka
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Biasanya Dewa duduk tenang menggambar atau bermain di halaman belakang. "Mbak Sinar, kangen Ibu," rengeknya. Aku mencabut kabel setrika, kemudian meraih tubuh kecilnya dalam pangkuan. Terkadang aku bingung harus menjawab apa. "Ibu pasti pulang. Kita tunggu saja, ya ... Dewa sekarang pingin apa? Es krim, mobil-mobilan? "Pingin Ibu," jawabnya singkat. Aku merengkuh tubuh Dewa dalam pelukan. Mencium rambutnya yang beraroma keringat dan wangi sampo. Kami diam lumayan lama, dan Dewa jatuh tertidur.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai para dewa
Baca
+Pustaka
Married With Hot Daddy (INDONESIA)

Married With Hot Daddy (INDONESIA)

Ah, Nirmala, kamu sempurna. Dewa tidak tahu jika keputusan maminya pindah ke Bandung akan sangat menguntungkan baginya. "Mala." "Ya, Kak?" "Lo udah pernah liat bidadari belum?" "Hah? Bidadari?" sahut Mala bingung dengan pertanyaan Dewa. "Iya, bidadari. Udah pernah liat, belum?" tanya Dewa lagi. Mala menggeleng polos. "Belum pernah. Emang Kakak udah pernah?"
1019.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai para dewa
Baca
+Pustaka
Kembalinya sang Dewa Perang

Kembalinya sang Dewa Perang

Jika Nathan tidak datang, jebakan itu akan dipakai menghadang keluarga besar lain yang ingin merebut wilayah kebangkitan energi spiritual. Kaidar menatap sinar yang menembus langit. “Apa sebenarnya itu?” Suara Arkhon Abyss terdengar dari dalam dirinya, berat dan tua. “Pil Dewa telah lahir.” “Pasti ulah Nathan. Tidak kusangka tanaman obat puluhan ribu tahun di tangannya benar-benar berhasil dimurnikan.” Kaidar mengerutkan dahi. “Pil Dewa?”
9.6772.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.2K kali sebagai para dewa
Tampilkan Ulasan (85)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Dewa Beladiri Menuntut Balas

Dewa Beladiri Menuntut Balas

Keringat mereka bercampur, sofa basah oleh cairan cinta. "Aku mau keluar bareng... tahan!" raung Nova, tubuhnya kejang saat orgasme menghantam, memicu Kevin menyusul dengan ledakan panas di dalamnya. Ia ambruk di pelukan Kevin, tapi tangannya masih mencengkeram, mengingatkan dominasinya. "Bagus... istirahat sebentar, lalu lanjut."
484 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai para dewa
Baca
+Pustaka
Dewa

Dewa

seru Dewa sambil mengetuk pintu kembali. "Ya. Sebentaaarrr!" teriak Chika dari dalam. "Huh, syukurlah," desah Dewa sambil menghela napas dalam. Untung Chika ada di rumah. Setelah merias dirinya. Chika pun membukakan pintu utama. Mempersilakan Dewa yang pucat untuk masuk. Wajah berlapis make up sederhana. Baju kaos putih bersih, dengan celana jeans panjang membalut tubuhnya. Tak lupa parfume kaslabangka yang harumnya mengusik ketenangan bulu hidung Dewa. Perfect performance.
9.97.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai para dewa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status