Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelabuhan Cinta Sang Perwira

Pelabuhan Cinta Sang Perwira

Untung saja koper yang dibawa besar, jadi tak perlu tambahan tas lagi. Sesudah sarapan pagi di hotel, mereka pun check out dari sana. Tujuan mereka ke kawasan agrowisata petik apel. Kaisar dan Shasha bisa memetik buah apel yang masih segar langsung dari pohonnya, tentu saja setelah diberi tahu cara memetik yang benar. Mereka bebas memetik buah apel sebanyak mungkin tanpa dibatasi. Mau dimakan langsung di sana boleh, dibawa pulang sebagai oleh-oleh juga bisa. Kalau buah apelnya dibawa pulang, tentu saja mereka harus membayar harga per kilonya.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai paradewa apel
Baca
+Pustaka
Lady D Milik Sang Penguasa

Lady D Milik Sang Penguasa

Perawat membawakan nampan dari Elsa, meletakkannya di meja dekat ranjang. “Buah dari Nyonya Elsa,” kata perawat singkat. “Katanya sebagai permintaan maaf.” Dea membuka mata, menatap apel itu dengan ekspresi datar. Tapi alisnya langsung berkerut ketika mencium bau yang tajam, menusuk, seperti aroma minyak gosok yang kuat. Dengan cepat, ia mengambil tisu, membungkus apel itu dan melemparkannya ke tempat sampah tanpa menyentuhnya terlalu lama.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai paradewa apel
Baca
+Pustaka
Chemistry Chapter

Chemistry Chapter

​Dewa mengernyitkan dahi, tatapan marahnya mendadak berubah menjadi seperti orang yang kebingungan. ​"Tunggu. SwipeMatch? Lo ngomong apa, sih?" Dewa meraih ponselnya di atas meja, mengelap layarnya yang terkena cipratan air dengan kasar menggunakan tisu, lalu menyalakannya. "Gue enggak pernah main aplikasi sampah kayak gitu!"
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai paradewa apel
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Grace memejamkan mata merasakannya. "Nona? Tadi saya lihat Tuan Marvel mencari Anda," tukas seorang pelayan. Grace mengangguk. Dia bangkit dari ayunan di bawah pohon apel yang sedang muncul baby fruitnya. Wanita itu terdiam sejenak mengamati banyaknya calon buah itu. Kata Wei, saat musimnya nanti, buah apel ini cukup untuk dimakan sampai musim depan. Grace tersenyum, lalu berjalan kembali masuk ke rumah.
1047.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai paradewa apel
Baca
+Pustaka
Desahan di Kamar Pembantu

Desahan di Kamar Pembantu

Begitu pekerjaannya selesai, pikirannya langsung kembali pada Indira, wajah pucatnya pagi tadi, langkahnya yang cepat, tapi rapuh. Dalam perjalanan pulang, Bara memutuskan mampir ke supermarket. Ia mengambil apel, jeruk, pisang. Tangannya juga meraih susu, lalu ragu, kemudian menaruhnya kembali. Di lorong buah, ia berpapasan dengan Dewa. “Pak Bara,” sapa Dewa, sedikit terkejut. “Bagaimana kabar Indira? Saya dengar—”
9.8352.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai paradewa apel
Baca
+Pustaka
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Sudah terbiasa dengan situasi yang sama, Gerald kemudian dengan cepat duduk lalu mengambil apel Surga dari cincin penyimpanannya dan memakannya. Tidak lama kemudian—ketika Apel Surgawi mulai bekerja—Gerald berhasil memasuki peringkat Kedua Alam Avatar! "Bagaimana perasaanmu sekarang, Gerald?" tanya Old Hughes khawatir. Tersenyum halus, Gerald kemudian terkekeh lalu menjawab, “Aku merasa sangat baik! Pedang itu sangat kuat sehingga aku langsung bisa menembus peringkat lain untuk kekuatanku!”
924.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 673.0K kali sebagai paradewa apel
Tampilkan Ulasan (23625)
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Achik Achik
cerita saya suka sangat bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus dan bagus saya suka cerita ini
Baca Semua Ulasan
Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan

Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan

"Karena kebutuhan wisata semakin meningkat, saya dan beberapa teman akhirnya kepikiran untuk membangun sekaligus mengelola perkebunan apel ini." Sepanjang perjalanan, Fauzan tak henti bercerita dengan bangga mengenai perkebunan apelnya ini. "Selain pengunjung dapat memetik apel sendiri di sini, pengunjung juga dapat menikmati beberapa wahana aktivitas lain. Seperti misalnya, berkuda." Sambil memetik apel-apel segar itu, Embun menoleh ke arah Fauzan. "Apakah ada kelas belajar berkuda untuk pemula di sini?"
9.9445.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.4K kali sebagai paradewa apel
Baca
+Pustaka
Choice

Choice

Mereka berlarian mengitari pohon-pohon apel sembari tertawa senang. Maya memetik satu buah apel dan mencucinya dengan air mentah yang sengaja dia bawa dari rumah. Dia kupas setengah bagian apel dan menyuapkannya pada Reihan. Muka Reihan berubah ekspresi karena menahan rasa asam di mulut. Maya terbahak melihatnya. Dia langsung memberikan botol air mineral pada Reihan. Maya mengupaskan apel yang manis untuknya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai paradewa apel
Baca
+Pustaka
Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Hal ini membuat mereka sangat bingung. Juru lelang memulai tanpa memperkenalkan barangnya ataupun menampilkannya. Untungnya, ada orang di aula lantai satu yang menyadari barang terakhir itu. Dia berkata, "Barang lelang terakhir itu adalah Phoenix Tears. Konon katanya benda ini ditinggalkan oleh seekor burung api ketika dia hidup kembali dari abu, kalau benda ini digunakan oleh seseorang, mereka akan terlahir kembali!"
8.9175.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai paradewa apel
Baca
+Pustaka
Putri Sahabatku dan Apel Beracun

Putri Sahabatku dan Apel Beracun

Suara yang membawa aroma harum itu pun berbisik ke telingaku, "Om, apel yang aku makan tadi kayaknya dicampur obat perangsang hewan ... aku .... Aku sekarang panas banget. Bantuin aku ya?" Tanpa perlu dia bilang pun aku sudah bisa merasakannya. Sentuhan tanganku terasa sangat panas dan ada bekas jejak yang lembap di sana. Gadis ini jelas-jelas sedang menginginkannya. Apelnya dicampur obat perangsang hewan? Sudah pasti si brengsek Jake itu punya niat busuk, dia sengaja menaruhnya karena ingin meniduri Sinta.
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai paradewa apel
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status