Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat
Namun, dalam hatinya, meski kebahagiaan melingkupi dirinya, ada satu pertanyaan yang mengganggu: Apakah ini semua nyata, atau hanya permainan ilusi yang diciptakan oleh harapan dan keinginan?
Tedy berbaring di samping Lia yang tertidur, matanya memandang ke langit-langit kamar kosnya yang suram. Pikirannya melayang, antara rasa syukur dan kekhawatiran. Ia tak tahu pasti apa yang akan terjadi setelah malam ini. Namun untuk saat ini, Tedy memilih untuk menikmati setiap detiknya. Baginya, malam itu adalah malam yang tak terduga, ia memeluk tubuh Lia dari samping. Keduanya terlelap dalam mimpi saat adzan subuh mulai terdengar.