Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Vampire Lord: Terbangun di Dunia Lain

Vampire Lord: Terbangun di Dunia Lain

“Sekarang telah aman, tidurlah dengan tenang...” Mendengar bisikan lembut dari seorang pria, gadis itu tak kuasa untuk mempertahankan kesadarannya dan tertidur dengan lelap. Dia sungguh kelelahan, baik mental maupun fisiknya. Sebuah keajaiban dia dapat bertahan selama itu. Saat mendapat sebuah payung yang menghalangi derasnya air hujan di kala musim panas, dia akhirnya dapat melupakan tekanan itu dan beristirahat dengan tenang.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai payung teduh tidurlah
Baca
+Pustaka
Berpisah Untuk Bersatu

Berpisah Untuk Bersatu

"Nggak ada yang ketinggalan, kan?" "Nggak, Ma!" kompak, mereka menjawab. Aku mengangguk, tersenyum lebar. Selebar sayap-sayap kehidupan yang mengembang, siap terkepak. Good bye, my pasti! Hello, assalamu'alakum, my future. It's me, Payung Teduh!
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 560 kali sebagai payung teduh tidurlah
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Bahagia atau sedih? Tak ada kilauan senja, awan kelabu berkaitan diatas. Dedaunan berguguran. Tak ada kicauan burung bernyanyi riang, Sunyi, kelam. "Percayalah sayang, semuanya akan baik-baik saja," "Aiys, ga bisa LDR," jujur Aiys dengan kata selembut kapas. "Belum dicoba, kok menyerah," kata Daffa.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai payung teduh tidurlah
Baca
+Pustaka
(Gagal) CERAI?

(Gagal) CERAI?

Dia tersenyum jahil. "Main lagi, yuk?" pinta Mas Bayu "Malam ini cukup. Aku mau tidur." "Kamu kenapa?"
10125.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai payung teduh tidurlah
Baca
+Pustaka
Gerimis Bulan Desember

Gerimis Bulan Desember

Timing yang nggak pas sama sekali. Aku berusaha tersenyum netral dan tentunya masih sangat suabar! “Maaf Ibu, lebih baik Ibu istirahat. Nanti pasti saya carikan kalau sudah mendarat.” Aku meraih tangan beliau berusaha ramah, kemudian kutepuk-tepuk punggung tangannya yang sudah keriput dengan hangat. Ayolah, Bu! Izinkan saya tidur barang semenit aja. Mari kita tenang sampai mendarat. Tuhan, mohon kabulkan doa hamba, ya?
9.8102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai payung teduh tidurlah
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
Ruby♡
Plotnya bagus banget thorrr, makin penasaran dengan kelanjutan ceritanya ♡♡♡ Guys jangan lupa mampir di ceritaku berjudul "Hello Ms.Joa!" Genre: Romance, Manipulatif, Mafia, Crime, Mystery. Semoga terhibur ya~~~...
Evi Fadliah
Sumpah Thor karyamu yang ini luar biasa keren pake banged, ilmu barunya dapet, harunya dapet, kocaknya dapet, pelajarannya juga dapet. Penulisan dan kosa kata yang digunakan bener2 bagus.. Thumbs up buat kamu thor.. One of the best novel yang aku baca di aplikasi ini.
Baca Semua Ulasan
AKU ISTRIMU MAS!

AKU ISTRIMU MAS!

“Kenapa kau terlihat begitu tegang?” Bayu mengepalkan tangannya di balik jaket. Ia harus tenang. Jika tidak, Bara akan curiga. “Aku lelah, Pak Bara,” jawabnya lirih. “Banyak hal yang terjadi hari ini.” Bara menatapnya lama, sebelum akhirnya menghela napas dan melangkah mundur. “Tidurlah. Besok mungkin akan lebih berat.” Bayu mengangguk cepat. “Selamat malam, Pak Bara.”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai payung teduh tidurlah
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

] [Sudah] [tidurlah] [Kamu juga, see u] [Dah] Kumatikan ponselku, agar terhindar signal radiasi. Tak lupa kupadamkan lampu agar tidurku terlelap.Lupa, aku belum minum obat. Kembali turun mengambil obat dan meminumnya, semoga Allah menyembuhkan sakitku. Bismiks Allahumma ahya wabismika amut.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai payung teduh tidurlah
Baca
+Pustaka
Not A Dream Wedding

Not A Dream Wedding

“Maaf.” “Nggak perlu minta maaf, lebih baik sekarang kamu tidur aja,” ucap Jeffin sambil menyenderkan punggungnya pada kepala ranjang. Lalu tangannya berkutat pada iPad yang berada di pangkuannya. “Besok kamu jalan-jalan nggak, toh besok masih libur?” “Kemana? Emang kamu nggak sibuk?” tanya Abiyya sambil berbaring di sebelah Jeffin lalu memiringkan badannya menatap Jeffin
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai payung teduh tidurlah
Baca
+Pustaka
Dia Tertidur Dalam Malam Abadi

Dia Tertidur Dalam Malam Abadi

Sebuah layar besar tiba-tiba menyala, menampilkan foto. Foto pertama, di perpustakaan, Niko menunduk menjelaskan materi pada Dinda. Sinar matahari menembus jendela kaca, membentuk siluet lembut di sisi wajahnya. Foto kedua, di saat hujan, Niko memiringkan payung ke arah Dinda, membiarkan bahunya sendiri basah oleh hujan. Foto ketiga, di upacara kelulusan, Niko berdiri di samping Dinda, sudut bibirnya terangkat dengan senyum yang sangat langka.
19.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai payung teduh tidurlah
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Uap tipis naik dari permukaan cairan hijau, membawa aroma yang sangat menenangkan. Ia minum satu teguk kecil, membiarkan kehangatan menyebar di tenggorokan. Lalu ia menutup mata, menarik napas sangat dalam, membiarkan kelelahan yang tertahan selama ini perlahan keluar. Tapi pikirannya tidak bisa beristirahat. Terlalu banyak yang harus dipikirkan. Terlalu banyak ancaman yang harus diantisipasi. "Taiyang akan datang," gumamnya dalam hati dengan nada yang sangat dingin.
1046.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai payung teduh tidurlah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status