Mata Elang
timpal Anthony.
Sean pun tersenyum, dia mengacungkan dua jempolnya untuk menanggapi perkataan Anthony. Mereka sudah menyelesaikan sebagiannya, lalu mereka memutuskan untuk meneruskannya lagi besok.
“Ton, main yuks? Selama disini aku belum jalan-jalan ke tempat pariwisata yang bagus,” ajak Sean.
“Sama saja, Sean. Aku pun begitu, tapi disini ada danau yang katanya hawanya mirip di puncak. Aku juga pengen main kesana,” beber Anthony.
Hot Chapters