Davira
Davira tersenyum kecut, "selamat untukmu Cav, karena sebentar lagi akan memiliki Kakak ipar idaman—"
"Itu tidak akan mungkin terjadi!" jerit Cavia kembali memotong perkataan Davira.
"Kenapa tidak mungkin, hm?" tanya Davira masih terlihat santai. Lain hal dengan Cavia yang terlihat sangat marah.
"Karena hubungan mereka hanya sebatas itu, Kak Ayesha hanya slave Kak Hasan. Tidak lebih!"
"Kau yakin?!" Davira tersenyum meremehkan, "kau yakin jika mereka berdua tidak saling mencintai? Tidak memiliki perasaan sama sekali sejak hubungan spesial itu terjalin?"
Hot Chapters