Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelakor Pilihan Mertua

Pelakor Pilihan Mertua

Aku membalas email Reza. > *Reza,* > > *Mimpi buruk, ya? Terdengar menyenangkan.* > > *Kirimkan detailnya. Aku terima.* > > *Arini.* Satu bom telah kuluncurkan, dan satu fondasi baru telah kumulai. Permainan telah resmi berjalan di dua papan catur.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Pelakor Sebaya

Pelakor Sebaya

Belum lagi profesinya sebagai desainer muda dan memiliki butik membuat lelaki manapun akan memikirkam segala cara untuk mendekatinya. "Kalau kelaurganya tahu gimana coba?" "Ya bagus, dong!" Clara mendelik. "Aku cuma nggak mau sahabat aku ini kena masalah serius. Dicap pelakor itu nggak enak!" "Yeee, siapa yang pelakor?" "Lha kamu, mencintai suami orang!" "Emang salah mencintai suami orang?" Clara terdiam. "Nggak, kan? Yang salah itu kalau kita merebutnya!"
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
NILAM (PELACUR IBU KOTA)

NILAM (PELACUR IBU KOTA)

Nilam mati kutu mendengar ucapan Dewa “Kamu mengharapkan cinta Nilam? Jangan mimpi, laki-laki idiot mana yang akan jatuh cinta pada pelacur!” Nilam terdiam mendengar perkataan Dewa, ia membiarkan Dewa mendorong kepalanya beberapa kali dengan telunjuknya.
9.728.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 602 kali sebagai pelakor
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Buah_Kaktus
Nilam, gadia lugu yang sangat menderita...q bayanginnya sedih bgt, ky ntn film Chinese ... dibalik dandannanya yg dekil trnyata Nilam berwajah rupawan jg hingga Pak Tono mw menjadikannya simpanan, jd saingannya Ayu dong..sama2 simpanan...duh lagian Pak Tono dh punya 5istri jg pa kurang Pak?! Asih...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Senyum tipis terukir di bibir Elara saat menatap Dinda dan kedua temannya yang masih berdiri di belakangnya. Dinda dan kedua temannya, menatap Elara dengan pandangan merendahkan. Menunggu reaksi Elara. “Kalian ini cita-citanya jadi ani-ani, tapi mentalnya cuma kuat buat gibah," ucap Elara. Mereka terdiam sejenak. Lalu salah satu dari mereka menyeringai. “Pelakor aja bangga,” balasnya sengit. Pelakor? “Atau…” Elara balas dengan senyum tipisnya, “...jangan-jangan kalian sudah ngangkang lebar-lebar, tapi cuma diobral gratis?”
1049.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
KETIKA ISTRIKU BERHENTI MENGELUH

KETIKA ISTRIKU BERHENTI MENGELUH

"Kenapa, Sayang? Apa ada yang menganggu pikiranmu?" Alif kembali menatapku. "Kemarin di sekolah teman teman ribut ngatain Alif anak pelakor, Bunda. Memang pelakor itu apa, Bunda?" Dadaku tiba-tiba bergemuruh. Ini akibatnya jika aku sedikit saja salah bertingkah. "Ga sayang, bunda bukan pelakor. Pelakor itu sebutan untuk perempuan yang mengambil suami orang lain. Sementara bunda, Alif lihat sendiri kan? Bunda belum punya pasangan yang menggantikan Papa."
1088.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Sang Pelakor

Hasrat Terlarang Sang Pelakor

(Nanti disebut perebut laki orang). Di dalam hati Sri, terjadi ledakan tawa kemenangan. Kata 'Pelakor' yang diucapkan Bi Minah justru terasa seperti pujian atas keberhasilannya. Ya, ia memang Pelakor, dan memang itu tujuannya. Ia datang ke rumah ini dengan dendam yang membara, mengorbankan diri, kehormatan, dan mahkotanya semalam, semua demi menjerat Andra ke dalam pesonanya yang mematikan. Namun, di luar, Sri mempertahankan air mukanya. Ia memalingkan wajah dari Bi Minah, tersenyum sinis, seolah tuduhan itu tidak masuk akal.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Denyit Ranjang Ibu Tiri

Denyit Ranjang Ibu Tiri

Kebanyakan pelakor berwajah tebal setebal kulit gajah Beberapa orang kebetulan melintas lalu menertawai Marni "Itu hukuman bagi pelakor sepertimu, bau comberan cocok sama hati kamu" "Kurang ajar kalian"
8.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
IBUKU PELAKOR

IBUKU PELAKOR

PLAKK PLAKK PLAKK Semuanya dihadiahi satu tamparan keras di pipi mereka. Termasuk Ibu. Mereka tak berani berkutik. Hanya Ibu yang menatap tajam Bapak. Barang bukti ada di depan mata, pun sudah tak lagi bisa lari. Mereka sudah dikepung dari segala arah. Personil yang dibawa Om Anton jauh lebih banyak jumlahnya dari mereka. "Kurang ajar kalian!" kata Bapak. Tak ada lagi kalimat yang bisa diungkapkan untuk menggambarkan kekecewaan Bapak sama orang-orang kepercayaannya.
8.821.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 598 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Aku (Bukan) Pelakor

Aku (Bukan) Pelakor

Belum sempat Celine bereaksi, Vlora sudah menariknya mendekat pada pria yang tak lain adalah Lucas tersebut. "Kakak ...," Vlora menyentuh Kakak perempuannya yang sedang berdiri dan berbincang dengan teman-temannya. Sementara Celine, mengusap lembut tengkuk lehernya yang terasa mulai berat. Kakak Vlora berbalik, tersenyum pada Vlora. "Ada apa, Vlo?!" tanyanya. Vlora tersenyum sambil menarik Celine mendekati kakak perempuannya itu.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Rahim Sang Mantan

Rahim Sang Mantan

"Han, kenalin donk sama suami kamu. Siapa tau aku bakal belok dari pacarku lalu daftar jadi pelakor untuk merebut suamimu." Sontak Jihan melotot mendengar penuturan sableng temannya tersebut. Dia tak habis pikir dengan pikiran aneh anak gadis jaman sekarang yang suka dengan peran pelakor. Jihan pun sangat membenci apa yang disebut pelakor. Tapi setelah itu Jihan pun terbatuk ketika menyadari arti kata yang di bencinya itu. 'Pelakor.' Bahkan dia sekarang menyandang status itu di kehidupan pernikahan Yudha dan Maura. Lalu, apakah dia masih membenci kata yang tersemat
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai pelakor
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status