Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku yang dari Desa Ternyata Kaya Raya

Suamiku yang dari Desa Ternyata Kaya Raya

kataku lagi untuk menyakinkan satpam itu. "Ma—maksud Mbak?" tanya satpam itu gugup. Kelihatan sekali ia masih bingung. "Kurang jelas perkataanku?" ku tatap tajam satpam tersebut yang sempat menjadi penghambat perjalananku. "Bukankan palang pintu dan ku berikan lebih dari ini saat ini juga. Dan ku pastikan kami bukan pencuri," kataku lugas tanpa basa basi.
9.572.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai pemasangan atribut satpam yang benar
Baca
+Pustaka
GRUP CHAT RAHASIA SUAMIKU

GRUP CHAT RAHASIA SUAMIKU

Satpam jaga bersikeras "Hay, Satpam gak ada ahlak. Kamu tahu siapa aku, hah?" Meri melotot. Kesal dengan sikap pria di depannya yang keras kepala. "Saya hanya menjalankan perintah, Mbak."Satpam kembali menjelaskan. "Hadeuh, beneran aku gak bisa masuk?" Satpam mengangguk. "Bapak dan Ibu sedang ada acara penting. Kalau gak salah sedang ada syukuran yang hanya dihadiri keluarga dekat dari kedua belah pihak."
9.3259.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai pemasangan atribut satpam yang benar
Baca
+Pustaka
Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

ucapnya seraya memperlihatkan SHM miliknya. Satpam berbadan kekar itu menereminya dan mengecek isi SHM di tangannya. Setelah memastikan nama yang tertera pasa SHM sama dengan nama yang ada dalam KTP ian, satpam tersebut berkata, “Selamat datang Tuan Ian, kami dari tim petugas keamanan perumahan Galaxy Lake mempersilahkan Tuan masuk,” katanya dengan ramah. Detik berikutnya, satpam itu berteriak dengan lantang. “Semuanya, beri hormat pada Tuan Ian!”
1042.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai pemasangan atribut satpam yang benar
Baca
+Pustaka
Ditalak 3 Lewat Telepon

Ditalak 3 Lewat Telepon

Ah, benar saja, ini berada di depan lobby apartemen. Atira pun turun dan berjalan menuju lobby. “Hey, kok ikut masuk lobby? Kamu pulang aja, besok pasti masih banyak pekerjaan,” titah Atira saat mereka hendak melewati pintu lobby. “Selamat malam, Bu-pak!” sapa satpam sambil tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
1036.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pemasangan atribut satpam yang benar
Baca
+Pustaka
SUAMI JAGOAN ISTRI MENDERITA

SUAMI JAGOAN ISTRI MENDERITA

sentak sang atasan seolah ingin kembali mengonfirmasi informasi yang didapatkannya tersebut. “Tidak ada kesalahan, Pak! Kartu identitas yang saya terima untuk dicek memang menyatakan demikian,” jawab sang satpam berterus terang, lalu bertanya, “Apa yang harus saya lakukan sekarang, Pak? Mohon instruksinya…!”
10972 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai pemasangan atribut satpam yang benar
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Pecundang!

Aku Bukan Pecundang!

kata Steve dengan nada harap dan gelisah. “Maaf, aturan keamanan di sini sangat ketat. Saya tidak bisa membiarkan Anda masuk tanpa kartu pegawai yang sah. Silakan pergi,” balas satpam dengan tegas. Diusir seperti itu, Steve menolak menyerah. Ia tahu betapa Agatha membutuhkannya, jadi dia mencoba membujuk satpam agar membuat pengecualian, setidaknya sekali.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai pemasangan atribut satpam yang benar
Baca
+Pustaka
AKU ISTRIMU MAS!

AKU ISTRIMU MAS!

kata satpam dengan nada yang keras. Gustur mengangkat tangan dan memberi isyarat kepada satpam untuk melepaskan Laksmi. "Tidak apa-apa, saya ingin berbicara dengan dia," kata Gustur dengan nada yang santai. Satpam melepaskan Laksmi dan mundur beberapa langkah, tetapi masih memantau situasi dengan ketat. Laksmi memandang Gustur dengan ekspresi yang serius dan siap untuk berbicara tentang sesuatu yang sangat penting.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai pemasangan atribut satpam yang benar
Baca
+Pustaka
SATU ATAP DENGAN BADBOY TAMPAN

SATU ATAP DENGAN BADBOY TAMPAN

"Kemarin malam kejadian yang gak disengaja, Tuan. Aku--" "Stop! Gue gak mau dengerin omongan lo yang belibet itu. Sekali lo salah, tetep salah. Sekali lo dapat hukuman, lo harus terima, karena itu perjanjian dan peraturan yang harus lo patuhi selama lo masih SATU ATAP SAMA GUE. Ngerti?" kata Riyan penuh penekanan. "Tapi hukumannya gak begini, Tuan. Ini sama aja bikin aku malu nanti kalo masuk kelas," rengek Acha.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai pemasangan atribut satpam yang benar
Baca
+Pustaka
Jebakan Ranjang Suami Tampan

Jebakan Ranjang Suami Tampan

Satpam tersebut pun langsung menatap Vivian dari ujung kepala hingga ujung kaki. “Ah iya,” ucap Vivian sambil menunjukkan kartu identitasnya. “Maaf saya berpakaian kurang rapi karena saya baru saja membereskan rumah dan tiba-tiba teringat berkas itu,” bebernya. “Ah, iya Nona Heta tidak masalah,” jawab Satpam tersebut setelah membaca kartu identitas Vivian. Setelah itu Vivian pun melenggang masuk ke dalam gedung perusahaan dengan bebas. Dia segera menggunakan lift biasa untuk pergi ke lantai 35.
1036.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pemasangan atribut satpam yang benar
Baca
+Pustaka
Mempelai Pria yang Tertukar

Mempelai Pria yang Tertukar

Tripod-tripod banner bergelimpangan di samping dua sosok tubuh yang saling memukul di lantai pameran. Beberapa orang SATPAM terlihat berupaya keras memisah dua orang yang terus saja saling jual beli pukulan. Mereka agak kesulitan memisahkan karena aura membunuh keduanya begitu kental. Salah seorang dari SATPAM itu tampak berbicara melalui handy talky. Sang Satpam meminta bantuan rekannya yang lain. Ganesha mengerti para SATPAM tidak berani bertindak kasar pada Seno. Mengingat Caturrangga Group juga memiliki saham di hotel ini.
1091.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai pemasangan atribut satpam yang benar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status