Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadilah Pedangku, Sayang!

Jadilah Pedangku, Sayang!

Berbanding terbalik dengan ekspresi Muniratri yang pucat pasi. “Pa ... Paduka ... ini tidak dibenarkan.” Muniratri meremas lengan Damarteja. Wanita itu menggeleng pelan. Perjalanan untuk membalaskan dendam keluarga masih panjang. Ia harus tetap hidup. “Putri tidak perlu khawatir. Cunduk ini milik mendiang ibuku,” Damarteja menepuk-nepuk punggung tangan Muniratri yang masih bertengger di lengannya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai pembalasan putri yang terbuang
Baca
+Pustaka
Pembalasan Mantan Pacar yang Terkianati

Pembalasan Mantan Pacar yang Terkianati

Balas Peter santai namun diakhir dengan desisan kesal. Elang menghela napas. "Astaga, ayolah dia mamaku, pa. Jadi hilangkan rasa cemburumu itu." Sahut Elang meminum segelas kopi dimejanya tanpa repot-repot untuk menawari tamu tak di undangnya. "Oh ya, jika papa pengangguran, bantu aku mengerjakan ini. Nick sedang merawat 'menantu Loues' itu." Mata Peter melotot, " Kau menyuruh asistenmu mengurus istrimu? Benar-benar pria pengecut!" Ujar Peter malas segera pergi keluar dai ruangan sang anak dengan tersenyum puas.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai pembalasan putri yang terbuang
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Pewaris

Pembalasan Sang Pewaris

Nada bicara wanita itu terdengar mengancam. "Maaf, sepertinya Anda salah paham. Putra Anda-lah yang masih menemui dan meminta saya untuk ikut pulang," jawab Elena jujur. Ambar mendengus. "Tidak mungkin! Saya tahu persis anak saya bagaimana. Jangan pikir saya tidak tahu sandiwara itu!!" "Sandiwara?" beo Elena. "Ya, kalian memang licik!!" Sebelum suasana hatinya berubah kacau Elema harus mencari celah agar wanita itu segera pergi.
987 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai pembalasan putri yang terbuang
Baca
+Pustaka
Pembalasan Wanita Terhina

Pembalasan Wanita Terhina

Bu Zubaidah–ibunya Nur keluar dari rumah karena mendengar ada keramaian. "Ini anakmu, si Fitri barusan keguguran, sakit di penjara sana, tapi ga ada pedulinya, padahal aku sudah memohon-mohon untuk mencabut laporan agar Fitri bisa aku rawat di rumah," ucap Bu Beti. "Loh, Fitri keguguran, kak ?" Bu Zubaidah kaget.
520.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 732 kali sebagai pembalasan putri yang terbuang
Baca
+Pustaka
My Destiny

My Destiny

- balasan Ayu. Putra mengepal tangannya dan melempar ponsel miliknya ke atas kasur. Ia merasa kesal dengan balasan dari Ayu. Ia mengacak rambutnya, karena frustasi. "Awas aja Lo, gue bakal dapetin lo. Gue tau lo mau sok jual mahal dulu, biar gue perjuangin lo 'kan. Gue terima tantangan lo. Setelah itu lo bakal jadi milik gue seutuhnya. Jual mahal aja dulu, besok baru jual murah..." ucap Putra sambil menampilkan senyum jahatnya.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai pembalasan putri yang terbuang
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Pewaris

Pembalasan Sang Pewaris

Tampaknya kalimat itu cukup mengundang rasa penasaran remaja dengan kemeja biru muda itu. Tak ingin permasalahan masa lalu didengar oleh generasi muda mereka, Tuan Bara memilih mengalah. Pria itu terpaksa mengangguk. Dan detik berikutnya Nyonya Merry fokus pada putranya. "Bukan hal penting. Aku jelaskan pun kau takkan mengerti. Sebaiknya kita bersiap, pemakaman daddy-mu akan dilakukan sebentar lagi."
8.415.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 517 kali sebagai pembalasan putri yang terbuang
Baca
+Pustaka
Talak Setelah Fitnah

Talak Setelah Fitnah

sambungnya kecewa. "Kamu yang keterlaluan tidak pernah menghargai pengorbananku. Aku sudah merawat putramu dengan penuh kasih sayang, dari dia kecil sampai dewasa tapi kamu malah menolak putriku!" sungut Maya dengan wajah sinis dan penuh kebencian. "Putri? Putri siapa maksudmu?" 🌺🌺🌺
10113.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai pembalasan putri yang terbuang
Baca
+Pustaka
Pembalasan Putri yang Direndahkan

Pembalasan Putri yang Direndahkan

batin Vitara bingung. “Rina memang beruntung. Nasib baik selalu menyertai dia,” cetus sang ibu membuat Vitara kembali bingung. “Pacarnya direbut sepupunya sendiri, tapi Tuhan ngasih penggantinya dengan yang lebih baik. CEO lagi,” lanjut bu Fitria membuat anak gadisnya semakin bingung. “Maksud Ibu apa?” tanya Vitara yang masih belum mengerti. Bu Fitria menghela nafas kesal. Ia menatap tajam putri bungsunya yang menampilkan wajah bingung. Lalu tangan kanannya secara cepat memukul lengan kiri putrinya.
229 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai pembalasan putri yang terbuang
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Dia membiarkan putrinya menghancurkan kehidupan putrinya yang satu lagi tanpa peduli pada perasaan istrinya yang sudah meninggal. “Syakia, aku kasih kamu satu kesempatan terakhir. Kalau kamu bersumpah untuk hidup akur dengan Ayu di hadapan para leluhur dan Ibu, juga berjanji nggak akan pakai trik-trik kotor lagi untuk bersaing sama Ayu, aku akan bantu kamu bicara sama Ayah supaya dia ampuni kamu. Gimana?” tanya Abista sambil menerima cambuk besi dari pembantu.
9.3257.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.5K kali sebagai pembalasan putri yang terbuang
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Rini Hamid
beberapa kali baca novel diaplikasi ini, novelnya bagus, alurnya menarik, tp yg bikin bosan dan malas, terlalu panjang bab nya sampai ratusan bahkan ribuan, akhirnya.. malas sendiri dan memilih TDK melanjutkan membaca, sebagus dan semanarik apapun pasti bosan.......... semoga novel ini tdk demikian
Tetty Mulyowati
semoga cerita. ini tdk melulu tentang wanita yg tertindas,dianiaya dibuly,selalu jd korban pelecehan dan penganiyaan....sedih saya wanita yg ingin membaca dan mendengar wanita yg bahagia aman,nyaman,dan disayangi...apa trend nya begini cerita2 sekarang....
Baca Semua Ulasan
Pembalasan Istri Tersakiti

Pembalasan Istri Tersakiti

Termasuk para kaum adam. Tapi siapa sangka, justru wanita baik-baik itu merebut seorang pria beristri. Dan ia adalah Anais Adiyaksa. Sarah menatap sinis pada Anais karena merasa telah menang. Ia memberikan seorang putri untuk Garvin. Sedangkan Anais, kehilangan putranya dan tidak bisa memberikan keturunan untuk keluarga Anderson.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai pembalasan putri yang terbuang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status