Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sentuhan Panas Bos Suamiku

Sentuhan Panas Bos Suamiku

Begitu Raynard melangkah melewati gerbang besi tinggi, hal pertama yang menyambutnya adalah taman yang terawat rapi, dipenuhi bunga warna-warni yang mekar indah. Ada jalur batu melingkar untuk berjalan pagi. Ada lapangan rumput kecil dengan bendera golf mini tertancap di salah satu sudutnya. Di sisi kanan, sebuah gazebo putih berdiri anggun, dengan kanvas lukisan besar yang belum selesai, kuas dan palet cat masih tergeletak seolah pemiliknya baru saja pergi sebentar. Rumah itu hidup. Bukan rumah yang menunggu ditinggali. Tapi rumah yang menikmati hidup.
9.9243.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.5K kali sebagai penataan taman depan rumah
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Papa Temanku

Terjerat Pesona Papa Temanku

Ia menuruni tali seprai itu sampai kakinya menyentuh beton pembatas taman. Ia hampir jatuh, tubuhnya limbung—untung ia sempat memegang dinding. Begitu menapakkan kaki di tanah, ia menahan napas. Rumah di bagian depan terang, tapi pos satpam justru sepi—satpam-satpam biasanya berkumpul di pos belakang saat jam seperti ini. Kesempatan. Yara menundukkan tubuh, berlari kecil sambil menahan perutnya.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 639 kali sebagai penataan taman depan rumah
Baca
+Pustaka
Suami Menikah Lagi, Aku Memilih Pergi

Suami Menikah Lagi, Aku Memilih Pergi

Pilar-pilar tinggi berdiri kokoh di teras depan, memegang langit-langit yang menjulang, seakan menopang reputasi keluarga yang sudah turun-temurun dikenal terpandang. Di sekelilingnya, pepohonan tua berbaris rapi. Dahan-dahannya menjulur lembut, memayungi jalan setapak yang dilapisi bebatuan hitam mengilap. Aroma bunga kamelia dari taman belakang terembus ke depan, membawa wangi manis yang samar namun menenangkan. Saat mobil Renata melewati gerbang dan memasuki halaman utama, matanya langsung menangkap sebuah mobil yang terparkir rapi di sisi kiri halaman.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai penataan taman depan rumah
Baca
+Pustaka
CINTA TERSEMBUNYI TUAN TANAH

CINTA TERSEMBUNYI TUAN TANAH

Kini rumah itu seperti milik hantu hantu masa lalu. Sebaliknya, Citra berlutut di depan teras dan mulai mencabuti rumput rumput liar.Karena meskipun bangunan itu terawat ,taman bunga milik ibunya di biarkan terbengkalai ,tanaman rambat dan rumput liar yang masih agak pendek menjelang musim penghujan tampak di mana mana. "Kamu akan merawat tamanku,kan anakku sayang?"
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai penataan taman depan rumah
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan Tukang Sol Sepatu Biasa

Suamiku Bukan Tukang Sol Sepatu Biasa

jawab Rayan yang dengan senang hati menceritakan tentang pembangunan rumah besar itu secara singkat. Kirana menoleh ke arah kanan di mana sebuah taman di luar yang menurutnya begitu sangat cantik dengan berbagai lampu kelap-kelip yang dihias dengan sedemikian rupa. Taman itu tidak hanya cantik dengan tatanan lampunya tetapi juga dihiasi dengan berbagai hiasan seperti becak kecil dan sepeda-sepeda yang tertata rapi di bagian pinggirnya.
1025.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 549 kali sebagai penataan taman depan rumah
Baca
+Pustaka
Anak Sang Mafia yang Dirahasiakan

Anak Sang Mafia yang Dirahasiakan

Hanya rumah biasa yang letaknya agak terpencil dari keramaian kota. Rumah itu berada dalam sebuah taman yang tampak kurang terawat. Jalan menuju tempat ini pun tidak dilalui kendaraan bermotor yang berlalu lalang. Aroma kayu pinus menyerbu indera penciuman Payton ketika keluar dari pintu utama. "Aku harus menyelesaikan sisanya. Huh! Untung saja aku berhasil mendapatkan semuanya tepat waktu." Payton menggerutu sambil merogoh kunci mobil.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai penataan taman depan rumah
Baca
+Pustaka
Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Alat navigasi mengarahkanku pada sebuah rumah bercat kuning terang dan berlantai satu. Di depan rumah, terdapat area berumput yang rapi dan terawat dengan baik. Beberapa tanaman hias berwarna-warni diletakkan di sekitar area ini, menambah keindahan dan keceriaan taman. Sebuah jalur setapak kecil yang tersusun dari batu mengarah menuju pintu masuk utama rumah yang diapit oleh dua jendela. Di sekitar pintu masuk, terdapat beberapa pot tanaman yang dipajang dengan apik, memberikan kesan ramah dan menyambut bagi tamu yang datang. Cahaya lampu kecil yang terpasang di dinding atau tiang penyangga atap memberikan penerangan yang cukup pada malam hari.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai penataan taman depan rumah
Baca
+Pustaka
Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

Dengan dekorasi kayu klasik dan warna putih yang mendominasi dan juga di kelilingi pepohonan dan bunga bunga segar, membuat rumah tersebut terlihat sejuk di pandang “Ah, sepertinya aku harus mengatur ulang taman di depan rumah” celetuk Jiya. Jiya pun memencet bel itu berkali-kali, dan terus menunggu tapi tak kunjung ada yang membuka pintu rumah tersebut. “Jangan-jangan mbak Feni kenapa-napa lagi,” ucap Jiya mulai gelisah. “Baiklah, kalau begitu aku dobrak saja,” ucap Jiya lagi
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 398 kali sebagai penataan taman depan rumah
Baca
+Pustaka
Ayahku Tidak Tamat SD

Ayahku Tidak Tamat SD

Toh, rumah kami hanya terdapat halaman luas tanpa pagar yang di kiri kanannya terbentang persawahan yang di tumbuhi padi yang kini sudah mulai menguning. Susi tampak keheranan setelah kami tiba di halaman rumah. Netranya tak berhenti menyisir pekarangan yang di hias layaknya taman bunga dengan pepohonan tebebuya yang berjejer rapi memagari dari ujung halaman hingga ke halaman belakang sana. "Ini rumah siapa, Mar? Tetanggamu?" Susi menatapku intens." Emangnya kenapa?"
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai penataan taman depan rumah
Baca
+Pustaka
Mereka Bilang Aku Tak Becus Jadi Istri

Mereka Bilang Aku Tak Becus Jadi Istri

Aku membersihkan taman sesaat setelah mas Yandri berangkat kerja. Mataku tidak sengaja melihat ke arah rumah depan. Beberapa ibu-ibu sudah duduk didepan pagar tepat disisi jalan dengan menggunakan bangku panjang yang entah mereka bawa dari mana.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai penataan taman depan rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status