Dihina Suami dan Mertua, Didekap Adik Ipar
Dengan gerakan taktis yang terburu-buru, Keiran menarik beberapa lembar tisu tebal, lalu membungkus bagian ujung miliknya yang sudah menegang maksimal dan berdenyut hebat.
Detik berikutnya, pria itu melenguh keras menahan nikmat yang luar biasa saat cairannya keluar dengan deras. Membasahi dan meresap sepenuhnya ke dalam buntalan tisu di tangannya.
Bahu tegap Keiran naik turun dengan hebat seiring dengan tuntasnya pelepasan yang memabukkan tersebut.
Setelah beberapa saat hingga denyutan itu mereda, Keiran membuang tisu kotor tersebut ke tempat sampah di bawah meja dapur.