Cinta yang Patah, sebelum Sah
Alih-alih membantunya, justru Bjorn mengkhianatinya, memperparah penderitaan yang harus Hansen tanggung.
“Kau.. berani-beraninya kau mengkhianatiku!" geram Hansen dengan napas terengah berkejaran dengan degup jantungnya yang berdebar kencang.
Sepasang mata Bjorn berubah cerah. "Apa kau lupa siapa yang mengajariku menjadi pengkhianat dan manusia biadab? Kaulah yang mengajariku," cerita Bjorn dengan tawa gembira. "berkat ajaranmu, aku bisa berakting baik meski hatiku sangat jijik dan mual hanya dengan melihatmu yang seperti seonggok kotoran."