MEMBALAS PENGKHIANATAN SUAMIKU
Hanya saja laki-laki yang pernah singgah menjadi suamimu tertutup kedua matanya hingga melupakan bahwa kamu adalah berlian berharga yang sudah mereka sakiti demi memilih batu kerikil seperti selingkuhannya,'' ujar Bunga membuat senyum di sudut bibirku terukir seketika.
''Kamu mungkin bisa berkata seperti itu karena kamu adalah sahabatku, Bunga. Tapi, entahlah aku bingung. Kebaikan dan kesetianku sepertinya kurang untuk mereka. Padahal selama ini aku sudah memberikan yang terbaik untuk suamiku sendiri, tapi nyatanya cintaku bertepuk sebelah tangan, aku begitu menyesal karena sudah mempercayai seorang laki-laki seperti Mas Reyhan dan mantan suamiku, Bagas.'' Aku berucap lirih, entah kenapa ras