ASI Untuk Bayi Miliuner
Air mata Anisa mengalir semakin deras, "Kamu mungkin benar, Dok. Tapi tetap saja. Bagaimana bisa seorang Ibu tidak merasa sedih, saat bayi yang dikandungnya selama hampir 9 bulan harus pergi meninggalkannya untuk selamanya? Jika bisa, aku lebih memilih untuk menggantikan anakku, Dok."
"Iya, memang begitulah pengorbanan seorang Ibu. Dia akan rela kehilangan segalanya, termasuk nyawanya sendiri demi anak. Namun kita sebagai manusia juga tidak bisa melawan takdir. Ibu ikhlaskan dulu saja kepergian anak Ibu dengan lapang dada. Di balik suatu musibah, pasti akan ada hikmahnya. Masa depan Ibu juga masih panjang, jadi bersabarlah untuk sekarang, dan tetaplah kuat. Sa
Hot Chapters