Pengorbanan Hati sang Ibu Angkat
Bukan hanya itu, bu Latih bahkan membantu membelikan semua keperluan Srini dan Kembang untuk tinggal di sana.
"Ibumu adalah sahabat yang sangat baik, dia sangat berjasa dengan keberhasilanku, meminjamkan aku uang untuk membeli tanah, meminjamkan aku uang untuk membeli bibit tanaman dan sawah. Hutang yang kumiliki pada Ibumu sangat besar, aku sudah berusaha membayarnya dan ketika tersisa sedikit, Ibumu berkata agar aku tidak usah membayarnya lagi. Dia hanya meminta aku berjanji, untuk menjadi sahabatnya yang baik, dan berjanji akan menolongnya saat ia butuh pertolongan. Dan aku mengiyakannya, karena kupikir itulah caraku membalas kebaikannya."
Srini tersenyum, mengangguk.
Hot Chapters