Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut
“Anak-anak di rumah, Pak. Nanti mereka –“
Belum selesai aku bicara, Ibu langsung memotong kata-kataku, “Biar Ayahnya Rohim ini pernah merasakan susahnya merawat anak sendirian. Dia selama ini tahu apa saat kamu sendirian menjaga anak-anak tiap malam? Dia tahu apa saat mereka badannya panas? Dia tahu apa saat kamu taruhan nyawa pas melahirkan Rohim dan Rheza? Bisa-bisanya semua pengorbananmu dibalas seperti ini? Jangan mau diperlakukan begini, Al! Biarkan dia pergi sekarang!”