Kau Madu Aku Kuselingkuhi Dirimu
Wajahnya yang kini terlelap tertidur, masih menyimpan kecantikan yang terpancar di tengah sorotan lampu temaram.
Sementara Clara tertidur, Christan, yang tetap terjaga, memandanginya dengan tatapan penuh makna. Dengan kelembutan, tangannya mengusap rambut Clara, memberikan kehangatan sekaligus melukiskan kasih sayangnya. "Kamu suka padaku? Kenapa tidak mau mengaku? Astaga, berkali-kali aku mengungkapkan perasaanku, tapi kamu selalu menolakku," gumam Christan dengan nada lembut, mengungkapkan kebingungan yang terpendam di dalam hatinya.
Sikat na Kabanata