Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AKU BUKAN BENALU

AKU BUKAN BENALU

“Boleh banget dong ning, apalagi sekarang ada yang namanya kontrak exclusif dan non exclusif. Jadi kamu bisa bilih mau di publikasikan ke satu platform saja atau ke banyak platform. Apa lagi kalau kamu bisa nulis dengan Bahasa yang mudah dipahami oleh orang-orang awam. Kamu tahukan kalau novel terjemahan biasanya bahasnya amburadul. Nanti sekalian kamu latihan membuat novel sendiri, siapa tahu bisa diterbitkan.” “Jadi itu penghasilan diam-diammu selama ini Nit?” “Iya ning, aku kan cari kesibukan karena suamiku jarang pulang, keseringan dinas di luar kota. Sebenernya dia ngajakin aku ikut ke tempat dinasnya, tapi aku lebih nyaman disini Ning. Kalau bosen bisa pergi ke rumah orang tua ataupun
104.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 148 Beses bilang penulisan non formal
Read
+Library
Godaan Tuan Majikan

Godaan Tuan Majikan

Terlalu personal. Ia menegakkan punggung, berusaha kembali menjadi dirinya yang biasa--tegas dan terkendali. Lalu ia mengetik ulang, lebih singkat. [Lastri, pastikan kamu benar-benar izin dua hari.] Ia menatap kalimat itu lama. Dingin. Formal. Aman. Padahal di baliknya, ada rindu yang belum genap sehari, dan ketakutan yang bahkan tak ia akui pada dirinya sendiri.
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 40 Beses bilang penulisan non formal
Read
+Library
Berhenti Mengejarku, Pangeran!

Berhenti Mengejarku, Pangeran!

Tidak kurang. Dengan ekspresi serius, ia mulai menulis. Namun setelah selesai, ia kembali membaca surat tersebut. Kemudian mengernyit. Terlalu formal. Ia mengambil lembar baru. Menulis ulang. Membacanya lagi. Masih terasa aneh. Kael kembali meremas kertas itu dan melemparkannya ke samping.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 125 Beses bilang penulisan non formal
Read
+Library
City Light

City Light

"Surat? Aku tidak menulis surat apapun. Kita hidup di zaman modern, aku tinggal meneleponmu kalau ada perlu, tidak perlu menulis surat segala. Coba tunjukkan seperti apa suratnya?" "Itu... maaf, Nona. Suratnya sudah saya buang." "Kenapa kau begitu ceroboh?! Kau percaya pada sebuah tulisan yang belum tentu itu tulisanku?! Bodoh! Aku tidak pernah menulis apapun untukmu! Siapa pengirimnya?" "Saya tidak yakin, tapi kalau dilihat dari seragamnya... sepertinya dia petugas kebersihan." "Apa kau sempat membaca name tag-nya?"
103.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang penulisan non formal
Read
+Library
Pernikahan Rahasia dengan Dosen Killer

Pernikahan Rahasia dengan Dosen Killer

“Kamu cukup bersandar, nah aku ketik dulu ideku. Nanti tinggal kamu tuangkan dalam bahasamu sendiri. Kalo aku yang kerjain semuanya, aku takut kamu akan dihukum gara-gara ketahuan pakai bahasa orang lain.” “Emangnya bagaimana cara dosen itu tau tulisan yang dikarang mahasiswanya itu hasil contekan atau tidak?” Belinda mengedipkan mata dengan polos. “Sebenarnya mudah sih. Cara menulis orang dewasa dan remaja menjelang dewasa itu sedikit berbeda. Kalo cara nulis orang dewasa itu justru lebih rapi dan kebanyakan memakai bahasa baku. Kalo untuk seusiamu ini, mau pakai bahasa baku atau tidak, yang penting tugas selesai.” Brandon menyunggingkan senyuman usil mengecup pipi istrinya. “Benar kan, Ist
105.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 213 Beses bilang penulisan non formal
Read
+Library
KEPINCUT CINTA IDOLA

KEPINCUT CINTA IDOLA

Apa jangan-jangan Samudra membuka aplikasi menulisnya? Jangan sampai. (“Maaf, Nona. Saya tidak sengaja menemukan ini. Saya tertawa tadi membacanya. Ternyata Nona berbakat menulis. Diksinya menarik dan mudah dipahami. Apa sudah mencoba mengirimkan ke penerbit? Jika tertarik, saya punya kontak seseorang yang mungkin bisa menjadi koneksi.”) Apa?! Nami menutupi wajahnya. Padahal Samudra tidak ada di depan wajahnya. Mengapa Samudra harus membaca cerita halunya yang isinya cuma kebucinan hakiki?
104.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 128 Beses bilang penulisan non formal
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Hukum Penulisan Ulang Penulis yang Diundang memutar penanya di udara, dan tiba-tiba cahaya menyelimuti area sekitar makam. Di depan mereka, muncul sebuah meja tulis besar dari cahaya, dengan naskah setebal dua ribu halaman tergulung di atasnya. Ia mulai membaca: “Pasal 1: Dunia Pesantren dibentuk dari gabungan fiksi dan kepercayaan.
2.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 58 Beses bilang penulisan non formal
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status