Silakan Nikahi Saja Ibumu, Mas!
Sprei di kamar ibunya berantakan, bantal, guling, handuk, berserakan dimana-mana.
Arif mengepalkan tangannya. Geram melihat kondisi rumah yang lebih tepatnya disebut kapal pecah. Arif menuju kamarnya, beruntung, sebelum berangkat menuju Mes, Arif mengunci kamarnya. Sehingga mungkin kamarnya lebih rapi.
Ceklekk
Pintu kamar terbuka, Arif menghembuskan napas lega karena kamarnya tidak berantakan, masih rapi seperti ketika ditinggalkannya.