Cincin Pemikat Jodoh
“Saya tau, nih. Bau-bau negosiasi mulai tercium.”
“Dalam jual-beli aja pedagang dan pembeli harus sama-sama diuntungkan, ‘kan?”
“Udah, deh, Dis. Langsung aja ke intinya. Kamu mau apa? Ceban? Gopek? Cepek?” Gami mengangkat tangan kanan setinggi pundak. “Maaf, tapi saya lagi bokek.”
“Saya maunya ...,” Adisti mendongak, bertingkah seperti mempertimbangkan banyak tawaran, “dilayani,” sambungnya sambil mengerling jail.
Bab Populer