Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suami Warisan

Suami Warisan

Di hadapan perempuan itu, tergantung seuntai kalung dengan bandul mustika merah delima miliknya. Matanya membelalak kaget “Kamu …. Buat ini jadi kalung?” jarinya menggapai bandul merah yang terikat pada seuntai rantai emas. “Ya, agar tidak mudah hilang. Pakai terus, jangan dilepas.” Narendra membantu Rengganis memakaikan kalung yang terasa pas di lehernya. Dia tersenyum melihat penampilan Rengganis yang hari itu mengenakan kemeja.
10157.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 6.0K Beses bilang perempuan berkalung sorban
Ipakita ang mga Review (58)
Read
+Library
Ketut Martini
suami warisan...dari judulnya aza udh bikin penasaran.. seseorg yg mendapat warisan seorg suami?... setlah baca..waah...dari bab 1 smpe bab skrg udh ke 40 smakin aku jatuh cinta ...tokoh narend yg macho habis..trus rengganis pastinya gemoy banget..klop dech mreka berdua.. thor sera emg paling top.......
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Basahin ang Lahat ng Review
Terjerat Obsesi Bos Baruku

Terjerat Obsesi Bos Baruku

Wanita itu kini bersandar di sisi pintu, dua tangan terlipat di dada dengan jubah mandinya menutupi tubuh yang beberapa saat lalu dibasuh oleh air hangat. Bahannya yang lembut dan mahal merengkuh luwes lekuk tubuh sang wanita. Bahkan dari balik tabir asap yang membatasi pandangan. Chris bisa melihat jubah itu seakan dikenakan asal-asalan. Memamerkan tulang selangka, lekuk dan lipatan kainnya merekah di sini dan disana. Ikatan tali di pinggang Bu Soraya menjuntai berlekuk-lekuk yang kalau Chris berniat, cukup dengan satu sentakan saja sudah bisa mengurai simpul longgar disana. Kulit Bu Soraya nyata-nyata terlihat lembab dan segar, nyala lampu yang hanya remang-remang menyiramkan warna hangat
4.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 132 Beses bilang perempuan berkalung sorban
Read
+Library
Hamba Belum Mati, Paduka!

Hamba Belum Mati, Paduka!

suara terkejut perempuan itu. Dia berlari ke arahku kemudian menyuruh kuda itu menepi. "Mas! Mas!" dia menggoyang tubuhku dan aku tidak merespon. "Bagaimana ini?" Perempuan yang mengenakan 'kalambi' atau pakaian atas berwarna coklat muda berlengan panjang dilengkapi jarik panjang hitam bermotif batik putih itu, meletakkan wakul bambu di dekatku lalu berlari entah kemana. Sepertinya dia meminta bantuan.
101.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 52 Beses bilang perempuan berkalung sorban
Read
+Library
Putri Bunga Bangkai

Putri Bunga Bangkai

Apakah ada seorang istri yang bisa tenang ketika sang suami berada di tempat berbahaya dan tidak tahu apa yang akan terjadi sewaktu-waktu? Ya! Lembah Ilusi adalah tempat yang berbahaya. Sesuai dengan namanya, tempat itu seringkali menyesatkan seseorang yang memiliki hati yang penuh obsesi. Seperti saat raja Arsen berburu dan sangat menginginkan rusa sebagai binatang buruannya, membuat sang Raja tekena ilusi dan melihat seekor rusa di sana yang ternyata itu adalah seekor unicorn jelmaan putri Nora, putri bangsa unicorn.
102.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 55 Beses bilang perempuan berkalung sorban
Read
+Library
WANITA SIMPANAN

WANITA SIMPANAN

Hari ini Naura tampil begitu anggun dengan balutan kebaya berwarna hijau tosca dipadu padankan dengan rok batik dengan aksen bunga berwarna senada. Dia begitu istimewa di mata Arif. Saat ini mereka saling berhadapan. Arif tak pernah mau lepas memandangi wajah cantik calon istrinya. "Naura Sarah Salsabila, ijinkan saya Muhammad Arif Wicaksono mempersuntingmu untuk kemudian kujadikan ratu di istanaku. Menjadikanmu satu-satunya bidadari di dalam hidupku. Selamanya."
1044.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang perempuan berkalung sorban
Read
+Library
PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

Ia tahu bagaimana cerita seperti ini dibingkai: pencegahan, kewajaran, demi semua pihak. Sore datang dengan kunjungan singkat yang tidak terjadwal. Seorang perempuan bangsawan—yang kehadirannya selalu membuat ruangan menahan napas—melintas di area dalam. Tidak ada tujuan yang diumumkan, namun setiap orang tahu bahwa kehadiran seperti ini jarang tanpa makna. Ia menunduk, memberi jalan. “Pekerjaan di sini tampak tertib,” ucap perempuan itu, seolah berbicara pada udara.
101.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 35 Beses bilang perempuan berkalung sorban
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Lebih tinggi dari lantai lainnya. Tepat di belakang singgasana itu ada lorong bertirai kain ungu. Dari lorong itu segera muncul seorang perempuan bertubuh tinggi dan sekal. Wajahnya cantik namun berkesan keras. Pakaiannya hijau pupus, atau hijau muda dengan mengenakan pakaian model jubah warna merah dadu. Rambutnya panjang diriap, mengenakan mahkota kecil berhias batu-batuan permata putih, ia juga mengenakan kalung permata bersusun dua, gelang gemerincing di tangan kanan-kiri dan anting panjang berkilap sebagai pelengkap perhiasannya.
1028.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 576 Beses bilang perempuan berkalung sorban
Read
+Library
Suamiku Bukan Manusia

Suamiku Bukan Manusia

Namun tidak membuahkan hasil. “Gak ada yang tahu,” ucapnya kesal. “Padahal aku yakin sekali Kak Titi jual kalungnya pada orang ini.” Mas Burhan menunjukkan sebuah foto yang tampil di layar ponselnya padaku. Seorang wanita dalam foto itu, dia modis memakai blazer dan rok pendek dengan kalung rantai warna emas menghiasi lehernya. Sepertinya dia pegawai kantoran, bukan dukun. Wanita itu juga masih muda.
103.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 74 Beses bilang perempuan berkalung sorban
Read
+Library
Dimanja Suami Kontrak

Dimanja Suami Kontrak

Lura menarik napas pelan, lalu membuka suara dengan tenang: “Kalung ini bukan hanya sekadar perhiasan. Ia tidak dibuat hanya untuk memperindah leher seorang wanita.” Ia berhenti sejenak, membiarkan kalimatnya meresap. “Kalung ini adalah simbol.” Sorot lampu menggantung di atasnya, seperti menyorot titik balik dari sebuah presentasi yang tak biasa. “Simbol dari perjalanan panjang seorang perempuan. Tentang bagaimana ia dilahirkan bukan untuk hanya menjadi pelengkap, tapi pemilik penuh atas dirinya sendiri. Kalung ini menyimpan detail sejarah, referensi pada kejayaan perempuan di masa lampau—sekaligus pengakuan atas perempuan hari ini yang tidak lagi perlu meminta izin untuk bersinar.”
1016.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 345 Beses bilang perempuan berkalung sorban
Read
+Library
Misteri Bulan Sabit Berdarah

Misteri Bulan Sabit Berdarah

Sahabatnya itu memberinya sebuah kalung yang sekarang melingkar di lehernya. Sebuah kalung berbandul huruf A latin mungil. Rantainya indah dari tali-tali kecil dililit menjadi satu membuat pola-pola spiral yang unik. Dia meraba kalung itu dari balik kamusnya, mengelusnya. Dia merasa merindukan sahabatnya saat ini. “Arwen, Trinita sebelah sini!” seseorang memanggil mereka berdua. Seorang wanita bermata sipit dan berhidung pesek menghampiri mereka. Dia memakai setelan baju kerja dan rambut panjangnya digulung rapi.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 76 Beses bilang perempuan berkalung sorban
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status