Cinta Terlarang
Dalam pikirannya telah tergambar bahwa tangan suaminya itu telah menjamah tubuh wanita lain.
"Ma, maafkan Papa! Papa gak pernah menghianati cinta kita. Tapi Papa memang salah, karena telah menutupi sesuatu dari mama sekian lama." Deni mencoba mengutarakan isi hatinya, sementara Farida sudah tidak mampu lagi untuk berkata-kata, ia menutup kedua pendengarannya, ia sudah tidak peduli lagi dengan apapun yang keluar dari mulut Deni. Ia merasa semua yang keluar dari mulut lelaki itu hanya pembelaan belaka.
Hot Chapters