Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

"Apa Bapak tahu di mana perpustakaan itu?" Pak Kusuma mengangguk perlahan. "Perpustakaan itu berada di ujung desa, tersembunyi di balik bangunan tua. Kalian bisa menemukannya, tapi perlu diingat—banyak rahasia yang disimpan di sana. Rahasia yang mungkin akan membawa kalian lebih dalam ke dalam kegelapan rumah itu." Mira tersenyum tipis, meski jelas dia memahami bahaya yang dihadapi. "Kalau itu bisa membantu kita menyelamatkan semua orang, gue nggak peduli seberapa gelap rahasianya."
2.3K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as perpustakaan uns
Read
+Library
All about Raissa

All about Raissa

"Ya udah, kalo gak percaya." Raissa tak memperdulikan lelaku disampingnya itu, Ia segera masuk ke dalam perpustakaan Zevan melewati pintu yang ukurannya cukup besar dan terlihat sangat megah itu. Perpustakaan rumah Zevan berisi rak rak tinggi penuh dengan berbagai jenis buku, bahkan ukurannya lebih luas daripada toko Kue Shana. Raissa menelusuri lorong lorong yang tersekat oleh rak rak yang tinggi menjulang.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as perpustakaan uns
Read
+Library
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Tidak ada Rian yang mengirim pesan mesum. ​Ponselnya di meja bergetar. Soraya meliriknya waspada. ​Nomor tidak dikenal. ​Pesan Masuk: "Perpustakaan Nasional. Lantai 20. Rak Koleksi Naskah Kuno. Jam 7 malam. Datang sendiri. Jangan pakai taksi online, naik Busway. - B" ​Soraya menghapus pesan itu segera setelah membacanya.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as perpustakaan uns
Read
+Library
Tawanan Hasrat Raja Lingga

Tawanan Hasrat Raja Lingga

“Aku cuma butuh udara.” Perpustakaan Pusat Aetheria berdiri megah di tengah distrik lama—bangunan batu dan kaca yang menyimpan ribuan tahun pengetahuan, dari arsip digital hingga manuskrip yang hanya boleh disentuh dengan sarung tangan khusus. Begitu mereka melangkah masuk, aroma kertas tua dan kayu menguar, membuat jantung Zhiya berdegup dengan perasaan yang sulit dijelaskan. Mereka berjalan menyusuri lorong koleksi kuno. Arga menarik sebuah buku tebal dari rak. “Kamu cari topik tertentu?”
3.8K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as perpustakaan uns
Read
+Library
The CEO Girl for The College Boy

The CEO Girl for The College Boy

Perpustakaan Universitas Aditama tampak seperti ada dalam dunia Harry Potter. Tentu saja, mungkin hanya Dhika dan beberapa kutu buku lainnya yang berpikir seperti itu. Murid-murid lain mungkin bisa membayangkan versi mini dan lebih sederhana dari Magdalen College Old Library, Oxford University, namun dengan jumlah buku yang jauh lebih sedikit dan minus manuskrip tua yang terbit sebelum tahun 1800an. Sehebat dan secinta apa pun Dhika pada perpustakaan kampusnya, memang tidak ada yang bisa menyaingi permata mahkota perpustakaan dunia tersebut –juga perpustakaan Hogwarts, karena omong-omong, tidak ada restricted section yang keren atau The Monster Book of Monsters yang bisa menggigit sungguhan
104.0K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as perpustakaan uns
Read
+Library
Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

Kadang yang lebih menyakitkan dari ditolak adalah diberi harapan, lalu dibanting diam-diam. Jagat sudah pergi sejak satu jam yang lalu. Pria itu akan ke kota dan hal ini Sukma gunakan untuk pergi ke perpustakaan. Ia melangkah pelan, penuh kehati-hatian. Rambut panjangnya dikepang rapi. Tidak ada keraguan, meskipun sejujurnya ia sedang melarikan diri. Sukma tiba di depan bangunan tua berdinding kayu yang sederhana. Plang kayu di atas pintu bertuliskan Perpustakaan Desa dengan hurufnya mulai pudar dimakan usia, tapi tempat itu tetap menjadi sudut sunyi yang paling ia rindukan. Ia membuka pintu pelan. Bau buku tua dan kayu lapuk langsung menyambut. Ruangan itu tidak besar. Hanya rak-rak tinggi
959 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as perpustakaan uns
Read
+Library
Fantasy World

Fantasy World

Dia tersenyum tipis dan berkata “Perpustakaan ada di lantai dua. Kamu bisa naik lewat tangga di dekat pintu gerbang, lalu belok kanan. Di ujung jalan kamu akan menemukannya” Setelah tahu lokasinya, Nossal langsung pergi begitu saja dari ruangan itu meninggalkan Luna dan yang lainnya. Sebelum dia berjalan keluar dan menghilang diantara kerumunan. Luna tampak ingin menghentikanya. Tetapi tidak jadi ia lakukan.
9.87.0K viewsOngoingAdded to Library 243 Times as perpustakaan uns
Read
+Library
Remember When

Remember When

Lima tahun lalu … Perpustakaan kampus tampak sepi pengunjung hari ini. Cuaca di luar yang terlihat mendung sehingga membuat siapapun malas dan memutuskan betah di kosan masing-masing. Namun tidak berlaku dengan mahasiswa tahun akhir seperti Olivia. Hari itu bertepatan dengan hari terakhir perpustakaan dibuka karena musim liburan tiba. Olivia harus bergegas mengambil buku referensi yang akan ia gunakan untuk tambahan materi penelitiannya kelak. Buku yang dipinjam Olivia terbilang cukup banyak peminatnya, untuk itu Olivia sengaja menitipkannya ke salah seorang teman dan rencananya akan ia ambil setelah perpustakaan ini tutup. Olivia meregangkan punggungnya yang lelah. Sedari pagi hingga petang
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 487 Times as perpustakaan uns
Read
+Library
AWAS PAK DOSEN, JANGAN DEKAT-DEKAT!

AWAS PAK DOSEN, JANGAN DEKAT-DEKAT!

"Apa?" Bisikan juga tatapan penuh makna menyambut Luna ketika dia tiba di kampus. Dia perlu ke perpustakaan. Ada referensi yang dia butuhkan setelah buku dari Prof. Raharja berhasil dia dapatkan. Perpustakaan Alfa ternyata punya deretan koleksi buku, dari ekonom yang teorinya diakui oleh banyak pengusaha, pelaku bisnis juga penggiat ekonomi.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as perpustakaan uns
Read
+Library
Tiga Mayat Satu Takdir

Tiga Mayat Satu Takdir

"Pergilah. Aku akan beri akses ke bagian terbatas perpustakaan—tapi hati-hati. Baseus besar, tapi tak bebas dari mata-mata." Hari-hari berikutnya berlalu dalam kabut buku dan debu. Perpustakaan Akademi Baseus adalah labirin luas, rak-rak kayu tinggi menjulang hingga langit-langit, penuh dengan gulungan perkamen, kitab kulit tua, dan tablet batu yang diukir simbol kuno. Cahaya kristal biru samar menerangi ruangan, menciptakan bayangan panjang di lantai marmer, sementara aroma kertas usang dan tinta kering memenuhi udara. Kael, Sarah, Laila, dan Murphy duduk di meja panjang, tumpukan buku mengelilingi mereka, mata mereka merah karena kurang tidur tapi penuh tekad.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as perpustakaan uns
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status