Anak Rahasia Presdir Impoten
Jantungnya berdegup dua kali lebih cepat, bukan karena takut ketahuan mengintip, melainkan karena rasa sesak yang tiba-tiba datang menghimpit rongga dadanya.
Di sana, di baris paling atas, tertulis sebuah pertanyaan yang diketikkan Aya beberapa hari lalu.
[Apakah suami yang tidak pernah memanggil sayang memiliki perasaan pada istrinya?]
Ibra menelan ludah yang terasa getir. Jemarinya yang sedikit gemetar menggulir layar itu ke bawah, berharap menemukan pencarian tentang tas, kosmetik, atau perlengkapan bayi yang biasa dicari ibu-ibu hamil. Namun, yang ia temukan justru rentetan pertanyaan lain yang hampir sama, yang ditulis dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir.