Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Brak Yuda menggebrak meja disebuah gudang kosong di kawasan Jakarta. Dia marah sang paman telah gagal mengikuti jejak Agista. Yuda sekarang tidak bisa mengetahui keberadaan Agista, termasuk nomor teleponnya karena sepertinya Agista sudah mengganti nomor jauh-jauh hari. "Kenapa paman bisa selengah itu sih mencari informasi?"
104.6K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as petaka
Read
+Library
Petaka Malam Tahun Baru

Petaka Malam Tahun Baru

Petaka Malam Tahun Baru Bab 2 : Masuk Koran Perkosaan di malam tahun baru : Telah ditemukan korban perkosaan di tepi pantai pasca pesta perayaan malam pergantian tahun. Diduga korban yang seorang mahasiswi jurusan hukum Fakultas xxx diperkosa secara bergantian oleh beberapa orang. Hingga saat ini, korban masih belum bisa dimintai keterangan, ia masih bungkam dan diduga mengalami shock berat.
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 305 Times as petaka
Read
+Library
Petaka Menikah Muda

Petaka Menikah Muda

“Bangsat! Mereka sama sekali enggak ada urusannya dengan masalah ini! Sudah saya bilang, saya hanya orang kecil.” “Oke.” “Jemput mereka Kara! Perumahan Swaka Permai, rumah nomor 3A.” “Sialan! Jangan berbuat macam-macam.” “Anda yang memaksa saya melakukannya!” “Orang kaya memang brengsek! Istriku sedang hamil. Kamu ingin mengganggunya juga?” “Akan sangat menyenangkan mengganggu wanita hamil,” ucap Kara dengan seringai di wajahnya.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as petaka
Read
+Library
Petaka Dua Garis Merah

Petaka Dua Garis Merah

Rumah ini kosong, tak berpenghuni. Kami duduk di kursi kayu. Tentu setelah ku bersihkan menggunakan sapu ijuk yang ada di sudut rumah. Langit terlihat terang lalu muncul suara petir menggelegar. Salma terkejut lalu menangis di pangkuanku. Putri kecil yang sebentar lagi menjadi kakak sangat ketakutan. Tak berbeda dengan kembarannya, Salwa juga ketakutan. Tangannya memeluk Mas Rendi dengan erat.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as petaka
Read
+Library
Petaka Di Lorong Kampus

Petaka Di Lorong Kampus

“Iya benar, ini alamatnya, kalian cari siapa?” “Ehm.. jadi gini bu, kami semua ini temanya Seno...” “Siapa itu Meta?” belum sempat Renata menyelesaikan ucapanya, dari dalam terdengar suara seorang perempuan, setelahnya munculah sosok perempuan yang usianya lebih tua dari wanita yang pertama keluar. “Ini bu, ada yang ngaku temenya Mas Seno,” ucap perempuan yang dipanggil Meta tersebut.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as petaka
Read
+Library
PETAKA SALAH POSTING

PETAKA SALAH POSTING

"Apa dia pacarmu?" "Dia itu agen properti. Aku ingin beli properti untuk kontrakan, biar aku punya pemasukan bulanan. Kalau aku nggak punya uang, bagaimana aku bisa beli baju, tas, sepatu, make up, ke salon." Meira menyebutkan semua kebutuhan yang bisa dibilang tidak murah.
1054.2K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as petaka
Read
+Library
Petaka Di Gunung Rinjani

Petaka Di Gunung Rinjani

“Tapi siapa yang bisa kupercayai dengan informasi yang sensitif ini?” Dilema antara ingin melindungi teman-temannya dan takut terlihat paranoid atau bereaksi berlebihan lagi. Rekaman ini berpotensi menjadi bukti penting tetapi juga bisa saja percakapan keluarga biasa yang disalahartikan karena hambatan bahasa dan konteks yang hilang. Margareta menghabiskan sisa jam sebelum fajar untuk mencari sumber tentang bahasa Sasak dan mencoba menemukan tanda bahaya dalam catatan publik tentang insiden pemandu gunung di Lombok.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as petaka
Read
+Library
Petaka Menagih Hutang Ipar

Petaka Menagih Hutang Ipar

ucapku gugup, membuat lelaki itu tertawa. “Aku Roni, Susi! Emangnya kamu kemari mau ketemu siapa?” ujarnya. Aku menyipitkan mataku. Jelas ini lelaki berbeda dari yang terakhir kukenal. Namun, tawanya, suaranya terdengar sama. “Kamu beneran Roni?” “Lah, ya iya. Aku Roni. Roni si embem,” ucapnya, menyebutkan nama panggilannya ketika SMA.
10637 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as petaka
Read
+Library
Bukan laki-laki biasa

Bukan laki-laki biasa

ucap zack bangunan stadion mulai runtuh dan membuat semua orang panik. tiba-tiba muncullah kepala seekor naga petir namun ukuran hampir sama dengan besarnya stadion. terlihat naga merah menabrak naga petir zack namun seketika hancur dan tidak kembali seperti semula,rupanya naga petir zack juga menyerap energi lawannya. "apa!"kedua tetua naga merah berteriak kaget begitu juga dengan tetua yang lainnya
105.1K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as petaka
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status