The Blue Eyes
"Peter diobati selama beberapa minggu sampai pulih. Saat itu mereka tidak tahu akan efek samping yang akan diderita Peter. Semuanya baru terungkap, saat ayahnya Viana pulang ke Belanda tahun 1942, Peter tidak ikut pulang karena ingin terus berada di Indonesia."
"Saat penjajahan Jepang, Peter mengungsi ke Kalimantan, tempat di mana dukun itu menetap. Kembali lagi ke sini tahun 1950, dan tidak pernah pergi jauh dengan alasan ingin menjaga Viana. Keanehan tentang sosok Peter ini ditunjukkan dengan bentuk fisik yang tidak mengalami perubahan. Intinya Peter tidak pernah tampak tua sedikit pun."
"Hal ini sesuai pengamatan penulis jurnal ini, yaitu Nining Salimah, kakaknya Viana. Sengaja ditulis da
Hot Chapters