Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gairah Sopir dan Majikan

Gairah Sopir dan Majikan

"Kami... kami orang baru, Mas. Baru kerja di sana." "Coba lihat surat jalannya," pinta Arya dingin. Saat pria itu merogoh saku jaketnya, Brian melihat sebuah tato kecil di pergelangan tangannya—gambar kalajengking yang sangat identik dengan kelompok anak buah Bobi yang dulu pernah melakukan sabotase di gudang. Brian dengan sigap mencengkeram pergelangan tangan pria itu. "Tato ini... aku kenal. Kamu anak buahnya Bobi kan?" desis Brian.
10571.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.9K kali sebagai petir boboiboy
Baca
+Pustaka
Si Bodoh Yang Mirip Cinta Pertamaku

Si Bodoh Yang Mirip Cinta Pertamaku

Leon bergegas masuk dengan gembira seperti anak kecil. “Kakak, kakak!” Dia melambaikan permen lolipop di tangannya, berlari ke depanku dengan gembira, “Kata ibu, kamu akan jadi pengantinku, ini hadiah untukmu!” Dia menyodorkan permen lolipop di depanku, tatapannya tampak penuh harap. Aku melihat permen lolipop itu, tiba-tiba rasa mual yang kuat menyerangku….
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai petir boboiboy
Baca
+Pustaka
Menjaga Adik Sahabatku

Menjaga Adik Sahabatku

Firman tercengang. "Akhirnya Tuhan ...." Bobby berseru oenuh antusias, "Akhirnya beruang kutub utara ini sadar, kalau dia cemburu." Zay tergelak mendengar ocehan Bobby, ditambah Firman pun ikut terkekeh karena hal tersebut, betapa bahagianya mereka menyudutkan Davian. Pria bertubuh tinggi sekitar 187 cm menepis ke-tiga temannya ke belakang. "Berisik."
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai petir boboiboy
Baca
+Pustaka
Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!

Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!

Matanya segera tertuju pada Nayla sebelum berpaling. Tak lama kemudian, dia maju mendekati mereka. "Pak Simon, aku sudah sering dengar tentangmu. Namaku Boby Landa. Senang akhirnya bisa bertemu denganmu." Ketika Boby berbicara, suaranya dalam dan bergema, dengan nada sedikit sengau dan aksen Barat. Dia mengulurkan tangan. Simon menatap ke bawah sebentar sebelum menjabat tangan itu. "Pak Boby, keahlianmu sangat luar biasa, Kamu bintang utama malam ini."
9.31.0M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32.1K kali sebagai petir boboiboy
Tampilkan Ulasan (85)
Baca
+Pustaka
Thitipoom
njirrr awal ngira ne novel bnr" bagus, g bertele" ternyata lbh membosankan dan belibet dr novel pak edward istrimu ingin cere, FL nya geblek mendarah daging, apa author nya mau bikin ribuan bab??? baliik lg cuaan oh cuaaaan, baca bab 650 ke atas dah bnr" jengkel ma nayla dan membosankan...
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Baca Semua Ulasan
Istri Barbar Direktur Sad Boy

Istri Barbar Direktur Sad Boy

Tatapannya menyiratkan harapan dan permohonan. Pemuda itu mengangguk. "Tapi, ada syaratnya. Saya bantu kamu. Kamu juga harus bantu saya. Semacam simbiosis mutualisme. Jadi, nggak ada yang dirugikan. Gimana?" "Oke, apa syaratnya? Demi Ella, saya siap lakuin apa aja." "Apa saja?" Lagi-lagi, ia mengangguk. "Apapun itu. Mau saya dijadiin babu selama setahun juga nggak apa-apa. Saya rela."
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai petir boboiboy
Baca
+Pustaka
Akibat Sumpah Sebelum Menikah

Akibat Sumpah Sebelum Menikah

tanya petugas polisi yang duduk di sebelah Bobby, sembari mengemudi. "Ah, bapak suka pura-pura volos begitu." Bobby menepuk bahu polisi berpangkat BRIPTU itu. "Loh, apa to? Saya beneran nggak tahu," sambungnya dengan logat jawa yang kental. "Itu, anu ... mau saya kasih liat salah satu?" Bobby mulai mengeluarkan ponselnya. "Ada satu kreator yang saya suka banget. Dia punya tato di pantat, namanya La--"
1049.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai petir boboiboy
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
paskelas7 tp2021
keren saya suka ceritanya, kejutan-kejutannya. bikin penasaran dan abis kejutan inikejutan apa lagi ya. memanusiakan manusia. memberi pelajan yang berharga dan patut ditiru kita g boleh menilai seseorang dari penampilan saja, g boleh menyamakan masa lalunya sama dengan sekarang.
Nurul Khomsiyah
Buku ini keren, alur cerita menarik dan tidak monoton. Rekomendasi buat yang suka cerita novel yang menarik dan berbumbu islami teman-teman. Tokoh dalam cerita yang saya kagumi yaitu mas Fariz :) Thanks banget buat kak author *Dwrite* Semangat terus tuk nulis buat kita-kita para readers ya kak. ;)
Baca Semua Ulasan
Despicable Boy

Despicable Boy

Bu Guru memberi arahan yang sangat tegas sekaligus lembut. Anak lelaki botak itu malah menyengir. “Yakin, Ibu ngga mau liat perut kotak-kotak saya besok?” Milka yang duduk di sampingnya hampir saja tersedak mendengar jawaban anak itu. Diliriknya perut anak botak itu yang, meski kotak-kotaknya tidak begitu jelas, tetapi memang bisa dibilang rata hingga pusarnya terlihat seperti kawah kecil yang menggemaskan. Milka sedikit menggelengkan kepala, mengusir pikiran nyeleneh yang tiba-tiba mampir di otaknya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai petir boboiboy
Baca
+Pustaka
Koloni Betaverse

Koloni Betaverse

Andy Sipit adalah panggilan akrab dari seorang teman baru satu kantor yang penampilannya pun unik seperti gaya hipster abad 21, Pak Bob Matulaki. Andy menoleh ke belakang. Dilihatnya Pak Bob berjalan gontai dari arah pintu lift sambil mengangkat tangan. Maksudnya pasti, tunggu aku! "Aku langsung, Pak Bob. Sampai ketemu di sana!"
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai petir boboiboy
Baca
+Pustaka
My Future Huby

My Future Huby

Aura tegas dan wibawanya membuat siapa saja mengira ia bukan lah Junior. “Guys, sory. Gue telat!” seru Bobo cowok yang berlari ke arah Bima dan yang lainya dengan rambut acak-acakan serta wajah kusut. Tampaknya dia baru saja bangun tidur. “Nah, bang. Dia itu Bobo,” kata Ucup. Bobo yang merasa namanya dipanggil menoleh kearah dua cowok itu. Ia mendekati mereka berdua.
9.43.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai petir boboiboy
Baca
+Pustaka
Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami

Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami

Tangan kanannya ia gunakan untuk memijit keningnya. "Kita di mana, Dio?!" tanya Ferel. Lelaki itu mencoba berdiri, namun, karena kondisinya yang lemah, dia terjatuh. Bug! "Hahaha! Bangun juga nih si tengil! Sekarang, Lo udah ada di sini, Ferel! Lo ngerti, kan?! Ini Gue! Bobi! Lo pasti masih inget masa lalu kita kan, Rel?!" tanya Bobi dengan suara lantang, ia menarik kerah baju lelaki itu. Kedua mata mereka saling bertatapan.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai petir boboiboy
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status