Gairah Liar Istriku
Jantung Rama serasa berhenti berdetak.
Phantom yang berdiri di dekat pintu masuk hanya terdiam. Ia tidak ikut bicara, seolah sudah menduga bahwa saat ini akan tiba. Dari balik topengnya, matanya menyipit, memperhatikan layar dengan kewaspadaan.
“Siapa dia sebenarnya?!” Rama berteriak, berbalik menatap Phantom.
Phantom menjawab pelan, hampir seperti gumaman, “Bayangan dari masa lalu yang seharusnya sudah terkubur.”