Gairah Liar Istriku
“Waktunya kita aatur rencana.
Pria misterius itu duduk bersila di depannya, menatap langsung bergantian ke mata Soraya dan kekasih barunya. Wajahnya sebagian tertutup bayangan, namun sorot matanya tajam, penuh perhitungan. Ia adalah seseorang yang pernah dikenal Soraya bertahun-tahun lalu—seorang peretas ulung yang dijuluki Phantom.
“Seperti yang kita rencanakan,” katanya tenang. “Kau akan urus orang-orangnya, aku akan urus sistemnya. Tapi ingat, Soraya, Dita bukan musuh biasa. Sistemnya berlapis, hampir sempurna. Kalau aku gagal—”
Soraya memotong dingin, “Kau tidak akan gagal. Aku tidak memanggilmu hanya untuk bicara, Phantom. Aku tahu kau satu-satunya orang yang bisa meruntuhkan temboknya.