Antara Cinta dan Luka
Jet pribadi mendarat di Soekarno-Hatta pada 28 Januari 2026, pukul 03:17 WIB—matahari belum terbit, tapi udara Jakarta sudah lembab dan hangat, bau asap knalpot bercampur kopi tubruk dari warung pinggir bandara.
Naya turun tangga pesawat pertama—hoodie abu-abu Juilliard kembali menutupi tubuhnya, rambut diikat tinggi, cincin janji berkilau di jari manis. Rian di belakang, koper hitam di tangan kiri, tangan kanan melingkar di pinggang Naya. Maya, Lara, dan Ratna menutup barisan—Lara memegang piala Grammy kecil seperti tameng, mata besarnya merah karena kurang tidur, tapi senyumnya kembali lebar saat melihat Jakarta.