Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
MAIN HATI

MAIN HATI

Karena raut wajahnya menjadi sendu dan langkah kami sudah tiba di depan panti asuhan. “Sangat baik dan membanggakan.” Haidan mengangguk. Kesenduan di wajahnya belum hilang. “Aku akan bersiap-siap.” “Okay,” anggukku cepat. Melihat Ruby dan yang lain sedang menatap kami di undakan terakhir anak tangga yang terbuat dari semen dingin, bukan keramik. Haidan berbalik lagi padaku dengan gitar di tangannya. “Bersediakah kau mendengarkanku bernyanyi bersama Ruby dan mengomentarinya nanti?”
3.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 60 veces como pidato moh hatta
Leer
+Biblioteca
HATI ADINDA

HATI ADINDA

‘KAMU MURAHAN’ Adinda menggeram kesal, dadanya memanas, jahat sekali Kairo mengucapkan kalimat seperti itu kepadanya, serendah itukah Kairo menganggapnya, ‘KAMU MURAHAN’ Tidakkah dia sadar, dia yang membuatku murahan dia membuatku kehilangan harga diriku. Adinda menjadi tersulut dia segera menyimpan ponselnya tidak akan memperdulikan Kairo yang marah tanpa ingin tahu dahulu apa yang terjadi sebenarnya.
1035.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.0K veces como pidato moh hatta
Leer
+Biblioteca
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

Di sudut ruangan , Mellisa berdiri bersama Nilam, wajahnya penuh haru saat melihat putrinya kini menjadi simbol keberanian. Acara dimulai dengan pidato penuh wibawa dari Kepala Menteri Maharashtra, Vinod Kapor. Suaranya mantap, tapi ada getaran emosi yang tak bisa ia sembunyikan. "Malam ini, kita bukan hanya merayakan keberhasilan membongkar sindikat yang mengancam negara ini. Kita juga memberi penghormatan setinggi-tingginya kepada seorang sahabat... Ashok Mehra. Tanpa keberaniannya, kita mungkin tidak pernah melihat cahaya hari ini."
10922 vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 29 veces como pidato moh hatta
Leer
+Biblioteca
Broken Vessel

Broken Vessel

Dia menurunkan tangannya dan melanjutkan pidatonya, "Oleh karena itu, marilah kita berbakti dan mengabdikan jiwa dan raga kita demi kedaulatan negara ini. "Ini yang dapat saya sampaikan. Terima kasih kepada para hadirin sekalian yang telah berkenan mendengarkan pidato ini. Mohon maaf bila dalam penyampaian pidato ini, ada kata-kata yang kurang berkenan di hati." Semua orang yang ada di sini menepuk tangannya setelah mendengarkan penutup pidato yang dibawakan oleh Layla, kecuali aku. Aku hanya berdiri diam dan memandang ke sekelilingku.
109.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 338 veces como pidato moh hatta
Leer
+Biblioteca
Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

"Sampai ketika sebulan kemudian kami mendengarkan ceramah melalui sambungan televisi. Kami berempat duduk mendengarkan tausiah pagi dari ustad kondang. Mungkin Zahira dan Fajar sudah sering mendengar ceramahnya. Jika hadits yang mengatakan malaikat akan melaknat wanita yang menolak berhubungan jika suaminya meminta, itu sudah sering kita dengar tetapi ada kalimat selanjutnya yang membuat mama dan papa terpana." Nagita menghirup udara yang banyak dan menghembuskan ya perlahan. Dia berharap apa yang akan di sampaikan ya ini mengena di hati anak dan menantunya. Zahira dan Fajar terlihat sedang menyimak dengan serius apa yang di sampaikan keduanya. "Papa saja yang lanjutkan deh!" lanjut Nagita.
2.1K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 68 veces como pidato moh hatta
Leer
+Biblioteca
Bidadari di Hati CEO Dingin

Bidadari di Hati CEO Dingin

Alina anjana
Ayra Adriana adalah gadis yang di asuh oleh paman nya, orang tua ayra meninggal kecelakaan saat ayra berumur 7 tahun. Ayra sangat bahagia dibawah asuhan paman nya. tapi dia diperlakukan bagai pembantu oleh istri dan anak perempuannya ketika sang paman tidak ada dirumah. Hingga suatu hari, perusahaan paman ayra mengalami kesulitan karena hutang yang begitu banyak kepada seorang CEO. dan paman pun terpaksa menjodohkan anaknya dengan CEO tersebut untuk melunasi hutangnya. karena istrinya yang tahu siapa CEO tersebut, tidak setuju jika anak semata wayangnya yang di korbankan. terpaksa paman memohon kepada ayra agat bersedia menjalani perjodohan yang menyakitkan tersebut. Akankan ayra mampu
1.3K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 31 veces como pidato moh hatta
Leer
+Biblioteca
HASRAT LIAR TUAN MILIARDER

HASRAT LIAR TUAN MILIARDER

HAPPY READING “Hai Anjani, ini saya Richad. Tolong save nomor saya.” Anja lalu membalas pesan singkat itu, “Iya.” Ia menyimpan nomor bos nya Ia mengubah posisi tidurnya menyamping, lalu ponselnya bergetar di sana tertera nama “Pak Richad Calling” Oh God, kenapa pak Richad menelfonnya jam segini. Ok, mungkin kedengarannya tidak sopan, inginnya tidak mengangkatnya. Namun dia adalah bos nya di kantor, mau tidak mau ia harus mengangkat panggilan itu.
11.2K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 379 veces como pidato moh hatta
Leer
+Biblioteca
BIDADARI BUTA SANG PRESDIR

BIDADARI BUTA SANG PRESDIR

Syadilla yang memang merasa sangat haus, menurut saja menerima gelas tersebut dan segera meminum isinya hingga tandas. "Siapa kamu?" adalah pertanyaan pertama yang Syadilla ajukan begitu merasa kondisi tubuhnya lebih baik. Dan dengan tetap bersuara dengan nada lembut, wanita itu memperkenalkan dirinya, "Aku Lita. Tuanku menyuruhku melayani Nona. Sudah semalaman Nona pingsan. Syukurlah, akhirnya Nona sadarkan diri, sekarang!"
101.8K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 42 veces como pidato moh hatta
Leer
+Biblioteca
MENANTU IMPIAN IBU

MENANTU IMPIAN IBU

Haidasr menimpali dengan mengatrahkan pandangan Dini melihat ke aula di depan kampus daerah itu. "Iya, Kak. Dan orang yang pidato itu, adalah Barata." "Orangtunya Danu?" tanya Danu dnegan terkejut.Kedua alisnya sampai bertaut. "Heem." Dini masih memperhatikan pemandangan di depan meeka. Lalu kembali mendengar apa yang pria itu unfkapkan di pidatonya. "Sepertinya dia menyindirmu di pidatonya."
2.9K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 107 veces como pidato moh hatta
Leer
+Biblioteca
Salah Tetangga

Salah Tetangga

Ditambah lagi dengan suara tertawaan pemuda lainnya yang justru menambah semangat pemuda be-jat yang mempemalukan Sri. “Bang, tolong, Bang! Lepaskan saya!” Sri masih memakai pakaian utuh, namun ke-hormatannya seolah di-renggut oleh pria itu. Harga dirinya sudah jatuh di depan orang-orang itu. Dia dipermalukan. Dia direndahkan. Sampai akhirnya …. Bugh!!! “Weei, ngapain lu?” Satria datang dari luar. Dia langsung me-mukuli pria yang telah merendahkan Sri. Dia me-mukul pria itu dengan membabi-buta hingga tubuh pria cungkring itu terkapar di tanah.
1010.9K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 314 veces como pidato moh hatta
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
12345
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status