AJISEKA
“Baik, Ibu. Mari”
“Cucuku... Ada satu hal yang harus kau selesaikan, sesuatu terjadi di danau, dia iblis titisan dari luar pulau ini. Jangan biarkan makhluk itu mencapai kesempurnaan, usik selagi masih ada waktu. Sebab Dia lebih berbahaya untuk kehidupan, lakukan ngger... Dan kau Sekar Pinesti, tugasmu hanya satu, tetapi resiko yang kau hadapi sungguh sanggatlah berat, kegagalan berarti kematianmu dan menjadi kebangkitan iblis yang benar-benar menyatu dengan raga manusia. Lakukan sesuai petunjukku,” Tiba-tiba seorang lelaki sepuh datang saat Ajiseka hendak mengajak sang Ibu kembali ke desa Wono wetan.
“Baik, Eyang.” jawab Ibu dan anak itu hampir bersamaan.
Hot Chapters