Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARI SIHOMBING

ARI SIHOMBING

Bismillah.. awal nulis cerita, semoga suka Aamiin Part 1 Perkenalkan nama Dia adalah Ari Sihombing yang sering di panggil Ari. Dia terlahir di Medan, pada tanggal 17 september 2001. Kehidupan dia sederhana dengan kehidupan yang secukupnya. Dia, Ari memiliki 8 bersaudara dan dia anak ke- 4 dari delapan bersaudara.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as pik-sen lim
Read
+Library
Kinan

Kinan

Cepat pilih yang kau mau Kinan merengek pelan. "Pria selanjutnya pasti lebih parah "Aku tidak punya banyak waktu, cepat pilih Kinan lagi-lagi mendengus kesal, ia menarik asal foto tersebut tanpa memikirkannya terlebih dahul "Emm, oke." Noah memperlihatkan foto pria yang harus Kinan temui besok. "Darren, 29 tahun, Koki di sebuah restoran ternama
108.2K viewsOngoingAdded to Library 311 Times as pik-sen lim
Read
+Library
Mas Sena

Mas Sena

ejek Zelina “Iya , saya gila,” Sena menjeda ucapannya “Gila karena kamu,” lanjut Sena Zelina yang mendengar jawabann dari Sena pun justru tertawa terbahak bahak. Ia bukan tipe cewek yang mudah digombali. “Kenapa kamu ketawa, apa ada yang salah?”Tanya Sena “Emmm gakada. Dasar tua tua keladi,”ejek Zelina
102.7K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as pik-sen lim
Read
+Library
Memar Termanis

Memar Termanis

Saat cuaca mulai terlihat menggelap akan hujan yang mungkin, sebentar lagi akan turun membasahi pusat kota yang mereka lewati. Petir yang mulai menyambar, mencoba untuk membuat Paula tetap bersikap tenang, setelah mendengar kabar baik yang disampaikan oleh Javeline, selaku managernya. “Ah! Ini,” tunjuk Javeline pada satu gambar dimajalah saat halaman itu ditahan Paula. Dengan raut antusiasnya, Javeline mengatakan, “dia Dominic Jexon Wang. Kamu tahu, ‘kan? Dia… CEO di J&T Entertaiment.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as pik-sen lim
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Dia mengirim pesan singkat: Besok aku mungkin pulang malam lagi. Ada jamuan makan malam sama investor dari Singapura.” Rendra menatap layar, menunggu. Biasanya, balasan Selin akan muncul dalam hitungan detik. Satu menit. Dua menit. Ping. Selin membalas “Baik. Hati-hati.” Rendra membaca pesan itu berulang kali. Hanya dua kata. Singkat. Tanpa emoji. Pesan itu sederhana,tapi terassa sangat jauh.
10721 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as pik-sen lim
Read
+Library
KERIS MAN

KERIS MAN

sambung High Quality Man. "Yah," jawabku, "Sepertinya begitu." "Berdua saja?" tanya Buaya Budiman, "Dengan Tirtasari?" "Aku sebenarnya ingin ikut!" imbuh Elistrik. "Apa kita piknik bareng saja?" kelakar High Quality Man. "Jangan," jawabku, "Nanti jika ada yang butuh superhero di sini bagaimana?" "Ah, masih ada superhero lain!" balas High Quality Man, "Dari perusahaan sebelah juga ada!"
4.4K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as pik-sen lim
Read
+Library
AJISEKA

AJISEKA

“Baik, Ibu. Mari” “Cucuku... Ada satu hal yang harus kau selesaikan, sesuatu terjadi di danau, dia iblis titisan dari luar pulau ini. Jangan biarkan makhluk itu mencapai kesempurnaan, usik selagi masih ada waktu. Sebab Dia lebih berbahaya untuk kehidupan, lakukan ngger... Dan kau Sekar Pinesti, tugasmu hanya satu, tetapi resiko yang kau hadapi sungguh sanggatlah berat, kegagalan berarti kematianmu dan menjadi kebangkitan iblis yang benar-benar menyatu dengan raga manusia. Lakukan sesuai petunjukku,” Tiba-tiba seorang lelaki sepuh datang saat Ajiseka hendak mengajak sang Ibu kembali ke desa Wono wetan. “Baik, Eyang.” jawab Ibu dan anak itu hampir bersamaan.
9.53.5K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as pik-sen lim
Read
+Library
Pijatan Nikmat Sang CEO

Pijatan Nikmat Sang CEO

"Jadi Vanessa memang berbohong..." "Tentang proyek Menteng, ya. Tapi aku yakin dia belum selesai, Rissa. Video itu—" "Video di restoran?" Arissa menatap Nathaniel, masih ada sedikit keraguan di matanya. "Wanita itu adalah Min Li, konsultan bisnis dari Singapura. Dia membantu kami dengan ekspansi ke pasar Asia Tenggara. Pertemuan itu murni profesional," Nathaniel berlutut di hadapan Arissa, meraih tangannya. "Aku bersumpah, Rissa. Tidak pernah ada wanita lain setelah aku bertemu denganmu."
3.9K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as pik-sen lim
Read
+Library
SENYAWA

SENYAWA

Varo semakin sering menepuk keningnya merasa tindakannya tadi sangat memalukan. Varo sudah sampai di halaman parkir masjid, ia pun melihat mobilnya masih ada di sana. Dibukanya pintu mobil, kemudian ia masuk ke dalamnya. Dinyalakan mesin, Varo pun mulai mengendarai mobilnya, saat ia sampai di gerbang masjid dilihatnya di sana ada seorang pria memakai sarung dan baju koko lengkap dengan pecinya berdiri setelah melihat Varo masuk ke dalam mobil dan mengendarainya. Dengan cepat Varo membuka pintu mobil dan memanggil orang tersebut, “Mas, Mas....”
1.9K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as pik-sen lim
Read
+Library
Seamin Tak Seiman

Seamin Tak Seiman

Tubuhnya tersentak kecil karena kaget dengan kehadiran pelayan tersebut. “Zevk almak,” ucap waiters tersebut. (Selamat menikmati.) “Terima kasih,” ucap Isabel dengan senyum singkat. Ia pun mengambil piring yang berisi pesanannya, sebuah campuran daging sapi dan kambing yang dibentuk hingga menyerupai sate jika di Indonesia.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as pik-sen lim
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status