Terjebak Pernikahan Palsu
"Aku masuk melewati mereka, tetapi mereka sepertinya belum jera, buktinya mereka seperti biasa saja tanpa ada beban.
Setelah makan malam aku dan Ibu duduk santai dulu di ruang tengah, namun tiba-tiba Lira memulai percakapan yang membosankan.
"Wah enak dong ya sudah jadi pimpinan, nggak jadi babu lagi, gimana rasanya Rum?"
Kami tidak menghiraukan omongan Lira, namun dia ingin memancing kemarahanku dengan perkataannya.
"Rum kamu itu sok amat sih baru juga sehari kerja, kamu harus pandai-pandai loh Rum menjadi istri, nanti kalau kamu sibuk di kantor suamimu siapa ngurusin, sekarang banyak loh pelakor yang bertebaran di luar, apalagi Mas Ariel itu ganteng banyak duit lagi, siapa yang nggak mau s
Hot Chapters