Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembohong yang Sempurna

Pembohong yang Sempurna

Haruskan ia pergi ke tempat yang—bukan bagian dari rencananya—menyajikan berbagai kebutuhan rumah tangga dan pertukangan dalam jumlah grosir. “Tak ada salahnya,” kata Nyla dalam hati. Ia mengambil langkah mendekati eskalator naik dan berhenti di depan tempat yang menjual aneka perabotan itu. Aroma plastik sudah mulai memenuhi rongga hidungnya karena ia berada tepat di bagian yang mayoritas berbahan plastik. Awalnya Nyla ingin mundur namun ia melihat hiasan meja—pot-pot bunga—lucu dan berwarna-warni. Persetan dengan bau plastik. Ia mengambil masker di bagian kecil saku tasnya kemudian mengenakannya tepat dan rapi supaya dapat mengurangi bau plastik yang mulai membuatnya pusing.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 338 Times as plastik buket namanya
Read
+Library
Neng Zulfa

Neng Zulfa

Sebuah buket dengan bertangkai-tangkai mawar merah yang diberi pita hitam dan sepucuk surat di antara tangkainya. Pelita menengok ke samping kiri-kanan yang tampak sepi lantas menunduk pelan untuk mengambil buket itu sambil memegangi perut. Sekelebat pikiran buruk hinggap di kepala Pelita namun dengan segera ia tepis. "Mungkin hanya orang iseng. Atau kalau tidak, ini pasti kerjaan Arina, Kak June, atau bahkan mungkin Kak Adhim," yakinnya di dalam hati.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as plastik buket namanya
Read
+Library
Racun Mertua

Racun Mertua

Kebanyakan kantong plastik itu, menampilkan nama merk seperti Fladeo, St Yves, Gucci, dan banyak lagi. "Kalian darimana, Bu?" tanyaku heran. "Belanja Mas, ke mall," jawab Lina senang, "seumur hidup baru kali ini aku belanja sepuas ini, Mas. Ibu dan Mas yang terbaik," tambahnya mengacungkan kedua jempolnya. "Lina, kasih milik Mas-mu," suruh Ibu pada Lina dengan napas yang masih ngos-ngosan.
1020.6K viewsOngoingAdded to Library 741 Times as plastik buket namanya
Read
+Library
Disiksa Suami, Dicintai Presdir Baik Hati

Disiksa Suami, Dicintai Presdir Baik Hati

Luna segera menggoyangkan bungkusan itu, tetapi dia tidak merasakan sesuatu yang bergerak di dalamnya. Luna berusaha mengatur napasnya yang kini terasa cukup cepat karena rasa takutnya. “Baiklah, mari kita buka.” Akhirnya, Luna menarik plastik hitam yang membungkus buket bunga itu dalam sekali gerakan. Luna menutup mulutnya demi melihat apa yang ada di depannya. Sebuah rangkaian bunga yang terbuat dari berbagai macam bunga busuk itu mengeluarkan bau yang membuatnya tidak nyaman.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as plastik buket namanya
Read
+Library
Suamiku Dingin!

Suamiku Dingin!

Membaca buku, main game, atau bermain dengan Bintang, adik kesayangnnya. Selesai berbelanja, Keyla berjalan pelan ke arah kasir dan mengantre. Setelah sabar menunggu beberapa menit, tibalah gilirannya untuk membayar. "Tolong masukkan saja ke sini," pintanya pada kasir sambil memberikan tas belanjaannya yang bisa dilipat. Entah sudah berapa lama Keyla menggunakan tas yang berbahan dasar seperti parasut itu. Selain kuat dan muat banyak belanjaan, bentuknya pun stylish karena terdapat gambar bunga yang berwarna-warni. Dia tahu bahwa apa yang dilakukannya tidak serta merta mampu mengurangi efek climate change, namun paling tidak, hanya ini yang bisa dilakukannya untuk menekan penggunan plastik.
1054.5K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as plastik buket namanya
Read
+Library
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

"Sudah mau pulang?" Pemuda yang menemui Caca meletakkan buket bunga di nakas. Bukan hal yang spesial, sih, hanya paduan krisan dan aster yang biasa ditemukan dalam acara-acara keluarga. Raut yang terbentuk di wajah Caca menyiratkan kebingungan. Dia melihatku dan si pemuda bergantian. "Bagaimana kamu bisa ada di--"
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 312 Times as plastik buket namanya
Read
+Library
Kesempatan kedua membalas dendam kepada suami dan mertua

Kesempatan kedua membalas dendam kepada suami dan mertua

jawab Azizah terengah-engah dengan memberikan buket bunga tersebut kepada Naina. Naina mengambil buket bunga mawar putih tersebut dengan wajah heran dan bingung. Ia melihat kartu yang ada di dalam buket bunga tersebut, tetapi tidak ada nama pengirimnya. Hanya kata-kata penyemangat dengan pengirim pengagum rahasia.
8.752.6K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as plastik buket namanya
Read
+Library
Dalam Jerat Hangat Pelukan Suami Kakak Tiriku

Dalam Jerat Hangat Pelukan Suami Kakak Tiriku

Buket itu bukan berisi mawar, melainkan berisi berbagai macam sampel kemasan produk kosmetik dari bahan ramah lingkungan. ​Di tengahnya ada kartu kecil: "Untuk riset pasar Malaysia. Aku tahu kamu lebih suka sampel bahan daripada bunga layu. - Aster." ​Aruni tertawa melihatnya. James yang kebetulan sedang ada di sana untuk membahas kontrak Singapura hanya bisa mengangkat sebelah alisnya. ​"Wah, sainganku sepertinya mulai belajar taktik baru yang cukup cerdas," komentar James sambil menyilangkan tangan.
526 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as plastik buket namanya
Read
+Library
Lelaki Yang Terpaksa Menikahiku

Lelaki Yang Terpaksa Menikahiku

Kenapa ada di tempatnya? "Mbak, ini punya siapa ya?" Andara mengangkat buket mawar tersebut lalu bertanya pada Dini yang sedang sibuk dengan palet warna di meja sebelah. Yang ditanya memandang ke arah Andara lalu mengangkat bahu. "Nggak tahu. Lihat aja di kartu." Andara melihat kartu ucapan yang terselip di buket tersebut. Tidak ada nama pengirim di sana. Hanya rangkaian kalimat yang bertuliskan,
9.897.4K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as plastik buket namanya
Show Reviews (23)
Read
+Library
Naomi Sari
Ini slh satu novel yg saya baca di GN yg jln ceritanya cukup menegangkan&menarik. Alur&plot ceritanya oke. Mbak author bikin kita yg baca utk mikir bakal ke arah mana jln ceritanya dan apa isi pikiran si Ananta sebenarnya. Smg tdk dibuat mengecewakan utk endingnya ya mbak author. Love&credits to u!!
Aurora Aurora
dari sekian novel mu thoorr, asli yg ini beneran toxic...!!! beneran kecewa READERS...!!! percuma ngapain, dr awal sampai akhir Ananta ga ada berubah ga di kasih tuh azab si Ananta, sama semua cewe2 yg di ajak jalan, mkan, shopping, bahkan sampe tidur di ranjang malah ga ada rs bersalah sedikitpun.
Read All Reviews
Just For Fun, Gak Boleh Baper! (Trilogi Just, Seri-2)

Just For Fun, Gak Boleh Baper! (Trilogi Just, Seri-2)

Senyum terurai di paras ketika merasakan plastik dengan ujung mengerucut. “Seikat bunga mawar biru untuk wanita paling cantik dalam hidup gue,” ujar Brandon menyerahkan buket mawar biru. Wanita itu tidak bisa menutupi ekspresi kaget. Mawar biru adalah bunga yang sangat disukai. Dengan senang hati, Arini menerimanya dan mengendus aroma khas mawar dengan tatapan berbinar. “Kok bisa ada mawar biru sih?”
105.3K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as plastik buket namanya
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status