Handa
Bersama Asta dia merasa menjadi budak nafsu dari orang yang baru saja mengaku sebagai anak haram Harris Argawinata itu.
"Cepat sembuh, Mas! Biar bisa cepat pelunasannya!" Dokter Abraham tersenyum saat membaca tulisan yang berada di gips Satria. "Punya hutang apa, Pak Satria sampai ditagih pelunasan?" tanya Dokter Abraham sambil menyiapkan segala keperluan untuk melepas gips. "Gipsnya seperti prasasti, Pak. Jadi sayang kalau mau dilepas," canda Dokter Abraham membuat suasana Satria tertawa lebar.
Tawa lebar itu segera terhenti saat matanya memindai sebuah gergaji listrik, "Harus pakai itu?" tanya Satria pada Dokter Abraham.
Bab Populer