Pak Kades, Nikah, Yuk!
Namun, saat Eca hampir terpeleset lagi, tangan pria itu langsung refleks menangkap tangannya dan menggenggam erat, seakan itu hal biasa baginya.
“Ihsan …,” panggil Eca pelan.
Pria itu menoleh. “Ada apa?”
Eca mempercepat langkah, mensejajarkan dirinya.
“Aku kurang yakin fotografer sewaanmu itu profesional,” bisiknya, menjaga suaranya agar tidak terdengar kru di belakang.
“Kenapa begitu?”
“Masa aku hampir celaka, dibilangnya natural.”
“Itu namanya memanfaatkan momen,” jawab Ihsan tenang. “Mereka profesional. Sering pegang pemotretan artis.”
Sikat na Kabanata