Ku Balas Kematian Anakku
Sinopsis
Dentuman keras mengguncang jalanan. Jeritan manusia, suara klakson yang memekakkan telinga, dan bau logam terbakar bercampur dalam kekacauan yang mengerikan.
Amira tersentak sadar, kepalanya berdenyut hebat, darah hangat mengalir dari pelipisnya. Namun, itu semua tidak ada artinya. Yang lebih penting—yang lebih menyesakkan—adalah tubuh mungil di sampingnya.
"Amanda... Sayang... bangun..."
Suara Amira bergetar, tangannya gemetar saat menyentuh wajah pucat putrinya. Ada darah di dahinya, napasnya lemah, terlalu lemah.
Dengan panik, Amira merogoh ponselnya, menekan nomor suaminya.
Nada sambung. Satu kali. Dua kali. Tidak diangkat.
"Reza, angkat! Tolong!" Tangisny
Chapitres populaires