Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Orang Ketiga

Cinta Orang Ketiga

Mobil yang membawa kedua masuk seiring pintu gerbang yang kembali menutup. Setelah mobil berhenti sempurna, Adelia keluar dari mobil. Dia terpana melihat bangunan berlantai tiga di hadapan. Empat pilar besar berdiri kokoh, mengingatkan Adelia pada sosok 'Hulk' yang dia tonton di film 'Avengers'. Rasanya bangunan tersebut familiar di benaknya. Gadis itu merasa Deja Vu. Dia memutar lehernya hendak melihat sekeliling. Dahi Adelia berkerut saat suara-suara memantul-mantul di gendang telinga. Suara tawa, bayangan-bayangan menghampiri benaknya. Dia mencoba mengingat, tetapi sia-sia saja.
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 687 Times as third base
Read
+Library
Orang ketiga.

Orang ketiga.

Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, ia merasa bisa menjalani hari tanpa bayangan masa lalu yang membayangi. Menjadi orang ketiga dalam rumah tangga orang lain tak pernah masuk dalam daftar hidupnya. Ia menatap layar komputer yang menampilkan deretan diagram persentase dan data penjualan—semuanya terlihat rumit dan membuat kepalanya pening. Kiara menghela napas, lalu meraih tumbler di sisi kanan meja. Aroma kopi panas menguar, menenangkan sedikit gundah yang tersisa.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as third base
Read
+Library
Bareksa

Bareksa

Raut muka Ashton tenang, namun kilau matanya berbahaya. "Hukum tertinggi Bareksa adalah melindungi. Mutlak. Nggak bisa digantikan, nggak bisa diwakilkan. Kamu udah tahu itu. Jadi, sekali lagi kamu ngomong gitu, aku yang bakal potong lidah kamu. Ngerti?" Nala tidak mengira Ashton semarah itu. Ia menganggukkan kepala dengan gugup. Lebih baik menghindari perselisihan dengan orang seperti Ashton, apalagi Nala mengetahui dengan baik seperti apa kemampuan pemuda itu.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as third base
Read
+Library
Bukan Orang Ketiga

Bukan Orang Ketiga

Ia usap bisa marmer bertuliskan nama dari wanita yang telah melahirkannya tersebut. "Maafkan aku, Ma. Aku tidak menuruti pesan terakhir, Mama. Aku telah menjadi orang ketiga. Maafkan aku ...." Shofi menenggelamkan wajah diatas lututnya, menumpahkan air mata yang ia kira telah habis nyatanya keluar semakin deras. *** Selamat membaca semoga sukaa😥😥 Emotnya sedih, benar-benar sedih part ini😭
1021.6K viewsCompletedAdded to Library 735 Times as third base
Read
+Library
Pernikahan yang Ketiga Puluh Tiga

Pernikahan yang Ketiga Puluh Tiga

Pecahan-pecahannya kukumpulkan dengan hati-hati dan kusimpan dalam sebuah kotak beludru. Namun, sekeras apa pun dia berusaha memperbaikinya, cincin itu tidak akan pernah bisa kembali seperti semula. Tiga bulan setelah aku menjalani perawatan, Lorenzo akhirnya menemukan tempat ini. Aku tahu, itu karena hati Nyonya Elisa akhirnya luluh.
20.4K viewsCompletedAdded to Library 550 Times as third base
Read
+Library
Thirty Days
Read
+Library
30 AGAIN

30 AGAIN

FLASH BACK OFF MILA malas jualan di taman kota. Dia tidak ingin bertemu dengan RAUL lagi. Karena itu MILA keliling menggunakan sepeda untuk jualan brownis. Lagi-lagi brownisnya terjual habis karena diborong oleh anak jalanan. MILA heran dari mana anak jalanan punya uang buat beli brownis setiap hari. MILA mengikuti anak jalanan dan terkejut saat melihat para anak jalanan memberikan brownis yang mereka beli pada RAUL. MILA geram dan langsung marah pada RAUL. Dengan rasa bersalahnya RAUL memberitahu MILA kalau RAUL rindu menikmati brownies buatan MILA meski terkesan tidak enak. MILA sadar kalau brownis buatannya tidak enak tetapi MILA tidak tahu harus jualan apa sebab dia butuh pekerjaan untuk
3.0K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as third base
Read
+Library
Cermin Ketiga

Cermin Ketiga

Arsita berteriak, mencoba mendekatinya, tapi dunia di sekeliling mereka mulai retak seperti kaca. Satu pecahan besar jatuh ke tanah — dan dari baliknya, muncul dunia lain. Kota yang sama… tapi terbalik. Warna terdistorsi. Langit gelap dengan bulan berwarna biru darah. “Selamat datang di Lapisan Ketiga,” bisik Risa dari balik bayangan. “Dunia ini… milik kita.” --- To Be Continued... ---
635 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as third base
Read
+Library
After 30

After 30

Untunglah dia sedang berada di halaman belakang kantornya. Terdapat sebuah lapangan badminton di sini yang sudah jarang di pakai sehingga sepi dan tak ada orang, membuat Lia leluasa berteriak sesuka hatinya untuk meluapkan amarahnya. “Dasar orang-orang brengsek!!!” Teriak Lia, ingin rasanya dia membanting ponselnya, tapi memikirkan kalau dia sudah tak bisa beli lagi, dia urungkan juga niat buruknya itu.
1014.1K viewsOngoingAdded to Library 309 Times as third base
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status