Pendekar Lembah Iblis
hutan apa ini, sedari tadi bahkan Kinan tidak melihat ada orang melintas, kalau ini cagar alam di Pangandaran, pasti akan berpapasan dengan orang atau minimal gubuk penjaga.
Ternyata sudah sejam mereka berjalan, belum ada satu orang pun yang mereka temui. Tepat saat Kinan berpikir begitu, mendadak dari atas pohon terdengar siulan angin, disusul dengan tiga bayangan yang melesat turun. Kinan dan Limey pun menghentikan langkah mereka, menatap dengan mata menyipit pada ke tiga orang bertampang sangar dihadapan mereka. Pakaian tiga orang itu hitam-hitam. Ketiganya menyeringai senang ketika melihat Kinan dan Limey.
“Hehehehe, cewek—cantik-cantik lagi!! Bisa kita jual, atau jadi gundik hehehehe!”
Hot Chapters