Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

“Kamu, sih! Cerobohnya bukan main! Dasar bodoh!” Terperanjat aku ketika mendengarkan kata-kata Mas Hendra dari balik pintu. Mas, benarkah firasatku? *** “Jangan sampai, perjuangan kita selama ini sia-sia karena ketololanmu!” Di balik pintu, aku berdiri dengan kedua tungkai yang gemetar. Dua telapak tanganku pun sontak basah akibat keringat dingin yang mendera. Perjuang kita selama ini? Ya Allah … apa yang tengah dibicarakan suamiku? Betulkah lawan bicaranya tersebut adalah sahabatku sendiri?
10119.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai puisi dan prosa tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Aku dan "Sahabatku"

Aku dan "Sahabatku"

"Ya ampun, benar-benar menjijikkan! Ini yang namanya sahabat? Dasar munafik!" "Agnes terlalu baik! Menyebalkan sekali punya sahabat macam begini!" "Satu pergi, lalu datang lagi satu yang lain. Apa dia pikir dia itu tukang saring pria atau semacamnya?" "Aduh, komentar di atasku ini masih terlalu polos. Dia itu iri dengan sahabatnya dan sengaja menggunakan status sebagai sahabat untuk merebut semua yang sahabatnya miliki!"
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai puisi dan prosa tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Bimbingan Panas Sahabatku

Bimbingan Panas Sahabatku

"Jadi sahabat lagi. Yang nggak berantem-berantem lagi." Martin spontan memutar bola matanya. "Masih aja bilang sahabat. Gua tanya, mana ada sahabat begituan?" Kalimatnya terhenti sesaat. Matanya kembali membulat. "Jangan-jangan kalian FWB?" "Vino melempar bungkus permennya ke muka Martin. "Nggak usah mikir aneh-aneh!" "Gimana gue nggak mikir aneh-aneh coba kalo posisi kalian sebagai SAHABAT seambigu itu?!"
1022.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai puisi dan prosa tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Cinta Karena Ciuman

Cinta Karena Ciuman

Tulisan yang cakar ayam, namun selalu bisa ia baca tanpa kesulitan. "Ingat sore di pinggir jalan dekat bengkel dulu? Kita kehujanan dan cuma punya uang pas-pasan buat beli satu porsi martabak ini. Kamu bilang, persahabatan kita itu kayak martabak; banyak rasa, banyak warna, tapi tetep manis meski harus dibagi dua. Sal, aku cuma kangen sahabatku. Makanlah, jangan biarkan perutmu kosong karena keras kepalamu. -V."
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai puisi dan prosa tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

"Baskoro bukan hanya sekadar nama bagiku, Nak. Dia adalah sahabat terbaikku. Kami sama-sama berjuang di masa-masa sulit sebelum kemerdekaan. Kami berbagi roti yang sama dan bertempur di parit yang sama." Mendengar kata "sahabat", ada sesuatu di dalam dada Baskara yang berdesir. Ia merasa seperti baru saja menemukan sepotong jangkar di tengah badai kebingungannya selama ini. Namun, logika Baskara menolak untuk langsung percaya begitu saja. Di rumah Menteng ini, kepercayaan adalah barang mewah yang bisa membunuh.
1045.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai puisi dan prosa tentang sahabat
Baca
+Pustaka
MANT(en)AN

MANT(en)AN

Sekelompok burung yang terbang untuk pulang juga menghiasi langit indah sore ini. Seperti inilah seharusnya seorang sahabat. Ada di saat kita membutuhkan. Saling bekerjasama untuk mengurangi beban di pundak. Sedih boleh saja menghampiri, tetapi seorang teman tidak akan membiarkan hal itu semakin menjalar hingga menjadi kabut keresahan. Ketika kabut-kabut keresahan itu telah berubah menjadi badai yang berkecamuk di hati, maka sebuah angin yang tercipta dari jalinan persahabatan akan melenyapkannya, kemudian menjadi embun-embun penyejuk hati. -II-
103.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai puisi dan prosa tentang sahabat
Baca
+Pustaka
The Billionaire Chasing Cinderella (Bahasa Indonesia)

The Billionaire Chasing Cinderella (Bahasa Indonesia)

Tessa, aku harap tidak ada lagi kesulitan yang kau temui dalam kehidupan ini. Terakhir, sekali lagi kuucapkan selamat, dan semoga kau masih menganggapku sebagai seorang sahabat, walaupun aku sadar bahwa aku bukan sahabat yang baik untukmu. Terima kasih Tessa, sudah mau menjadi sahabat yang baik untuk diriku, dan mau menerima seseorang sepertiku sebagai sahabat untukmu. Meskipun aku rasa mustahil, tetapi aku tetap berharap kau masih mau menerima dan mengingatku sebagai sosok sahabat di dalam hidupmu. Terima kasih. Berbahagialah, Tessa.
9.915.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 470 kali sebagai puisi dan prosa tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Ilusi Cinta Swastamita

Ilusi Cinta Swastamita

“Iya nek, lagian kita juga udah sahabatan sejak lama. Terkadang aku melihat Daisha itu masih sebagai sahabat Nek. Kayak kagak ada spesial-spesialnya gitu sebagai pacar.” “Maksud lo? Oh, lo kira gue martabak … Lagian lo juga nggak ada romantis-romantisnya ke gue. Pacar macam apaan lo?” “Gini, gini lo Nak. Maksudnya nak Agam, kamu itu saking melekat di hatinya udah kayak sahabat. Kan sahabat itu akan selalu ada di setiap waktu dan sahabat itu nggak pernah jaim. Sok-sokkan manis padahal aslinya nggak, nah sahabat itu apa adanya, jelek ya ditunjukin jelek, bagus iya ditunjukin bagus. Gitu.” Jelas Nenek.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai puisi dan prosa tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Kesesuaian Jiwa

Kesesuaian Jiwa

“Cemilannya terserah kamu saja deh” “Oke” Setelah beberapa saat, kami pun bertemu. Aku memeluk erat sahabatku itu. Memang kalau ada dua momen yakni momen saat jatuh cinta dan momen ketika patah hati. Sahabat harus siap mendengar semua cerita dan keluh-kesah. Jadi saat dua momen itu terjadi. Sahabat adalah orang yang paling disibukkan. “Iyah, iyah, ada apa Nai? Sini cerita sama aku” Kata Nisa dengan air muka penerimaan setelah waktu untuk sesi curhat dirasa sudah pas.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai puisi dan prosa tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Dia Bukan Adik Iparku

Dia Bukan Adik Iparku

tanya Tasya yang sedikit kepo dengan masalah sahabatnya "Gak kok gw lagi gak mikirin apa-apa cuma lagi gak mood aja" "Udah deh lu cerita aja sama gw jangan ada yang ditutup-tutupin lu itu anggap gw apa sih selain sahabat gw gak mau sahabat gw kalo ada masalah gak cerita sama gw rasanya gw gak punya sahabat tahu" Tasya hanya mencibirkan bibirnya dia merasa tidak dihargai oleh sahabatnya dia gak mau jika sahabatnya itu memendam permasalahannya sendiri "Maaf nanti pulang kuliah gw ke kost-an lu buat cerita soal ini"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai puisi dan prosa tentang sahabat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status