Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia pun tersenyum lantas menarik nafas dalam-dalam agar lebih tenang. Satu-persatu peserta lomba mulai maju dan menampilkan sebaik mungkin. Delia menunggu dengan sabar, saat ini peserta no lima sudah mulai menampilkan puisinya, suaranya begitu lantang anak itu sangat mengahayati isi puisi yang ia bawa.Delia sangat kagum dengan peserta no 5 syair yang di baca sangat indah dan menggunakan intonasi jelas.Semua orang pun takjub dengan penampilan puisi yang diberikan.Dan mereka semua bertepuk tangan mengapresiasi,beberapa peserta sudah mempersembahkan puisinya masing-masing. Guru mulai memanggil peserta no 7 untuk maju dengan percaya diri Delia membacakan bait demi bait syair yang ia buat bers
106.0K viewsOngoingAdded to Library 197 Times as puisi dewi lestari
Read
+Library
Sang Pewaris

Sang Pewaris

Cuaca Jakarta malam itu mendadak dua kali lebih gerah ketimbang yang termuat di kolom prakiraan koran pagi tadi. “Sensei memilih anda sebagai pewarisnya bukan karena ini sesuatu yang mudah, tetapi karena ini sesuatu yang sukar. Ia percaya anda mampu. Begitu juga dengan saya—“ berdentang lantang lonceng berulang-ulang penanda tumbang. “Sudah … cukup … ” Wira memotong. Memohon. Sosok lelaki awal tiga puluhan yang tersuruk di pojok ring itu menyerah kalah. Ia melemparkan handuk putih ke kanvas. Menggelesor lemah sendirian di bawah sorot lampu.
9.935.8K viewsOngoingAdded to Library 716 Times as puisi dewi lestari
Read
+Library
Rumah Tangga Dewi

Rumah Tangga Dewi

Pagi-pagi buta aku menerima pesan dari Mas Bayu. Suara sendok dan panci yang saling beradu membuat Ibu tertarik datang ke dapur. Dia menemukanku sedang ribet mengurus bahan-bahan untuk memasak makanan. “Ibu kira ada apa suara ribut di dapur. Kamu lagi masak apa, Dew?” “Hehe, Dewi mau masak bubur buat Mas Bayu. Hari ini dia sakit.”
105.4K viewsOn holdAdded to Library 162 Times as puisi dewi lestari
Read
+Library
Istri Sempurna Sang Pewaris

Istri Sempurna Sang Pewaris

Ada sedikit rasa tidak rela berkelebat di hatinya. Apa aku akan benar-benar melepaskan pria ini? --- Mo Bar, Lounge and Karaoke terkenal di kalangan pencari kesenangan karena banyaknya kesempatan untuk menghabiskan waktu dengan mewah. Ada deretan bilik melingkar yang diatur mengelilingi panggung besar. Belasan wanita dengan celana kulit melakukan tarian tiang yang menggoda di atas panggung. Tubuh lembut mereka melilit seperti ular di sekitar tiang krom yang keras, terus-menerus menggoda hasrat pria yang paling primitif.
1050.7K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as puisi dewi lestari
Read
+Library
Sang Dewi

Sang Dewi

Tanpa harus menjelaskan, dia tahu Gandasastra sudah mengerti. "Seperti yang tertulis. Dewi Larasati atau Dewi Laras Kencana lahir dari permaisuri Raja Jayabhaya, titisan Dewa Wisnu Yang Agung. Dia tumbuh bersama keempat saudaranya di Istana Panjalu ...." Pria bertubuh gemuk tersebut menerawang ke masa itu. *** Sembilan ratus tahun yang lalu, Panjalu mengadakan jamuan dan mengundang raja-raja dari kerajaan yang berdiri di bawah kepemimpinan Kahuripan.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as puisi dewi lestari
Read
+Library
Istri Pungut Sang Pewaris

Istri Pungut Sang Pewaris

Cosseno seketika terdiam seakan setengah sukmanya telah melayang dari raga. Dalam hati, wanita itu pun bergeming, ‘sial! Jadi dia benar-benar Lariat Anne? Lariat Anne si penggila seni yang berhasil mengoleksi banyak karya Seniman legenda dan menjadi pimpinan komunitas elit Dabin?!’
9.722.6K viewsCompletedAdded to Library 791 Times as puisi dewi lestari
Read
+Library
Istri Lusuhku Ternyata Sang Pewaris

Istri Lusuhku Ternyata Sang Pewaris

Hatinya menghangat, ia merindukan istrinya hanya karena melihat Nares hari ini. Rizal mengalihkan pikirannya dengan membaca rekam medis Nares. Ia memuji namanya yang begitu cantik. Nareswari dari bahasa sansekerta yang artinya permaisuri. Ekor mata Rizal menatap Nares yang duduk di hadapannya. "Apa keluhannya, Nares?" Tanya Rizal. Pria itu memang selalu memanggil pasien yang lebih muda darinya dengan panggilan nama. Hal itu bertujuan agar pasien tak merasa tegang dan canggung padanya.
1017.6K viewsCompletedAdded to Library 702 Times as puisi dewi lestari
Read
+Library
Kemenangan sang Nona Muda

Kemenangan sang Nona Muda

Tempra, o Diva, tempra tu de’ cori ardenti tempra ancora lo zelo audace, spargi in terra quella pace che regnar tu fai nel ciel… Dewi Murni, yang penutupnya berwarna perak Tumbuhan purba yang suci ini, kami beralih ke wajah cantikmu tanpa awan dan tanpa tabir... Marah, oh Dewi, pengerasan kamu, roh-roh yang bersemangat
1.7K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as puisi dewi lestari
Read
+Library
Dewi Ambigu

Dewi Ambigu

sahut Lestari. "Sukma? Jadi aku harus bagaimana, Nek?" tanya Ambigu bingung. Nalar bocah itu belum mencapai makna dari perkataan Lestari. "Simpan keris itu dan tidurlah. Besok pagi akan kita tanyakan pada Nyai Silanggeni," jawab Lestari. Nyai Silanggeni adalah tempat satu-satunga bertanya setelah suaminya meninggal.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as puisi dewi lestari
Read
+Library
Neng Zulfa

Neng Zulfa

sebelum segala suara Engkaulah lengang tempatku berpulang Bunyimu adalah senyapmu Tarianmu adalah gemingmu Pada bisumu, bermuara segala jawaban Dalam hadirmu, keabadian sayup mengecup Saput batinku meluruh Tatapmu sekilas dan sungguh Bersama engkau, aku adalah kepala tanpa rencana Telanjang tanpa kata-kata Cuma kini Tinggal sunyi Dan, waktu perlahan mati ‘Catatan kecil saat langit kelabu di taman bambu’, begitu tulis Dee Lestari di bawah sajak itu dalam tanda kurung. Aku menghela napas kecil. Tepat sebelum jemariku membalik halaman berikutnya, suara Gus Fatih menginterupsi gerakanku. “Zulfa.”
106.5K viewsOngoingAdded to Library 213 Times as puisi dewi lestari
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status