Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

jawabku lemah, suaraku nyaris tenggelam oleh rasa letih yang menelan seluruh kesadaranku. Nenek masih berkata sesuatu, tapi kata-katanya perlahan menjadi kabur. Kelelahan sudah menguasai diriku sepenuhnya, membawaku ke ambang antara sadar dan tidur. Dalam hitungan detik, mataku terpejam, dan aku tenggelam ke dalam kegelapan, terhanyut dalam tidur yang dalam. ***
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Kepastian apa pun lebih ringan daripada ketiadaan. Ia menarik napas panjang, lalu mengembuskannya perlahan. Nafas itu bergetar di tengah, patah, lalu menyatu lagi. Untuk pertama kalinya sejak lama, ia merasa lelah tanpa tahu harus berhenti di mana. Terpuruk, pikirnya, bukan jatuh. Terpuruk adalah berdiri di tempat yang tidak lagi menjawab siapa dirimu.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Gadis Tanpa  Ingatan

Gadis Tanpa Ingatan

“Kadang, lelah adalah tanda kita manusia.” Dalam perjalanan pulang, Raina memandang jendela kendaraan yang basah oleh hujan. Ia merasa bukan bangga, melainkan lega. Ia tidak lagi berbicara untuk membuktikan, melainkan untuk berbagi.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Hal ini membuatnya teringat kembali pada momen di kelas, saat Maya bertanya tentang anak-anak, dia merasa sama tidak berdayanya seperti sekarang. "Howard, kamu masih sombong seperti dulu." Benny menarik senyumnya. Nadanya mendingin saat berkata, "Kamu nggak sudi meluangkan waktu dan energimu untuk Maya, tapi kamu mengharapkan dia mencintaimu selamanya tanpa syarat." "Tapi sepertinya kamu lupa, hati manusia nggak terbuat dari batu. Orang yang paling penurut sekalipun bisa merasa lelah."
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

"Ada apa, sepertinya kamu begitu ingin bicara!" "Aku lelah, jiwaku kelelahan… melihat bintang-bintang di langit, membuatku ingin tertidur selamanya, tapi sekarang aku harus menyelesaikan semua tugas!" Diao Yin terdiam mendengar ucapan Lan Shi, ia melihat sosok jiwa berwarna hitam pekat, sisi gelap bisa merasakan jiwa spiritual Lan Shi begitu kelelahan, semua masalah menekan batin.
9.5455.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.0K kali sebagai puisi lelah
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Baca Semua Ulasan
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Kupikir darah beningku kian kering Kau tumpahkannya terlalu sering Ternyata masih memancar terlalu liar Saat kita hampir terpencar Kuyup pada mataku Lara pada dadaku Mungkin kau tak peduli itu Hari ini di sini Kau pahat tubuh dan mataku Luka-luka lebar tak berdarah Kau hempas aku ke cadas keras Setelah kau lambung jauh ke atas Duhai kekasih, Untuk apa kau tanam kembang Jika tercabut sebelum mekar Untuk apa nama terpatri Jika terhapus tanpa permisi Untuk apa menitip bongkah hati dalam genggamku Jika tak pernah jadi milikku Sayang, apa kau tahu? Saat kau jauh... Puisiku Habis kata
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Jika melupakanmu hal yang mudah Ini takkan berat, takkan membuat hatiku lelah Kalah, kuakui aku kalah Cinta ini pahit dan tak harus memiliki Jika aku bisa, kuakan kembali Kuakan merubah takdir cinta yang kupilih Meskipun tak mungkin, walaupun kumau Membawa kamu lewat mesin waktu Jika melupakanmu hal yang mudah Ini takkan berat, takkan membuat hatiku lelah Panjang perjalanan yang harus kulalui Merelakanmu' Aku termangu usai membaca puisi itu, tentang seseorang yang akhirnya menyerah pada kasih tak sampai. Ditulis dengan sepenuh hati, bak anak panah pula melesat tepat ke hati. Cling! "Naya, sini bukunya!" Nah, kan. Ditagih lagi. Tidak rela benar rahasia hatinya aku ketahui.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Cinta Tak pernah meminta berlabuh di mana Sekotor apa pun wadahnya, tetap kan menyapa Derap langkah akan selalu mencari cara Untuk akhir yang tersembunyi bersama rahasia Cinta Kuatkan hati agar selalu setia Luaskan sabar menahan lara Hingga doa mampu berikan asa Aku dan kamu bisa bersama Gerimis di bumiku, 4 Oktober' Puisi terunggah tanpa menunggu lama. Ada kepuasan tersendiri bisa menyampaikan rasa lewat aksara. Bahkan ada keinginan untuk mencoba hoki dalam dunia literasi dan mengejar mimpi lewat satu cerita. Namun, nyalinya belum sekuat itu. Ia takut malah tidak bisa lagi berenang ke tepian lalu tenggelam karena melakukan tindakan berbahaya. Sementara raga belum mempersiapkan diri sama sek
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
g a d i s

g a d i s

Iya tentunya Tapi tidak semuanya Jati yang terus gugur di musim kemarau atau salju yang mencair ketika terik matahari bersinar Apapun di manapun Siapa aku Aku hanya ingin berteriak dan mengatakan Menjadi harapan tanpa kebanggaan itu sangat menyakitkan Gadis, 10/10/2021 Sebuah sajak telah selesai ia tulis, notes ini penuh dengan banyak rangkaian tulisan indahnya 'si punjangga ulung' Febi biasa melebeli Gadis dengan sebutan itu.
9.72.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Terserat dalam jalang tak berujung dan Tenggelam di tengah lautan tak bertepi Dingin dan sunyinya malam selalu menyudutkan dalam tangis Manis pahitnya hidup membuatku bimbang dan resah Aku benar-benar terpuruk dalam keterpurukan yang panjang Kesedihan memenuhi setiap anganku Bait ketiga air mata Aira luruh tak terduga. Nyaris bersamaan dengan hati yang kepalang sakit mengingat setiap masa akan lara. Mungkin bagi manusia biasa puisi hanya sebagai siloka semata, tak bermakna apa-apa hanya sebagai retoris belaka. Pikiranku dipenuhi dengan awan mendung yang gelap Semakin lama semakin kuingin menjauh, pergi dan lari
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai puisi lelah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status