Sistem Aura (Infinity)
tegur Harun.
Eidris terkekeh nampak abai, sambil menyikut. ”Mari berlomba …, engkau dengan kuda hitammu, aku dengan lariku … siapa yang sampai ke pondok lebih awal, dialah yang berhak makan malam berdua dengan Nona muda Yu'u. Sementara yang kalah, harus push-up seribu kali di atas lava panas!“
Tanpa aba-aba dua kaki Eidris menguarkan Aura Merah-nya, lalu berlari pesat, hengkang dari sana.