Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

Pov Elia Setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit, hari ini Adira kami bawa pulang, selain karena Adira sudah membaik sebentar lagi kami juga akan menyambut hari raya idul fitri. Ya benar hari kemenangan itu akan segera tiba, besok tepatnya. "Sayang, mau pulang ke rumah Mama atau, Papa?" tanya Niami saat kami sampai di parkiran.
1026.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 614 kali sebagai puisi hari raya idul fitri
Baca
+Pustaka
CUCU YANG DIBEDAKAN

CUCU YANG DIBEDAKAN

Bab 14 * Gema takbiran berkumandang dari toa masjid. Setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadhan, hari ini kami bisa merayakan lebaran idul Fitri bersama-sama. Tahun ini kebanyakan warga desa mendapatkan hasil panen yang melimpah. Termasuk ibu dan ayahku. Sebab itu aku merasa bahagia sekali karena mereka membelikanku sepasang baju baru dan sandal baru.
1019.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai puisi hari raya idul fitri
Baca
+Pustaka
Pembalasan Berkelas Istri Tak Sempurna

Pembalasan Berkelas Istri Tak Sempurna

Hanum sempat menawari Reina untuk ikut salat tarawih ke mushola, tetapi gadis kecil itu menolak dengan alasan ia diminta oleh ibunya untuk membantu membuat kue kering sebagai persiapan hari raya Idul Fitri yang hanya tinggal beberapa hari lagi. Suara gelak tawa terdengar nyaring mewarnai percakapan para tamu di rumah besar milik Zainab. Aroma kebahagiaan menyambut hari kemenangan begitu terasa, memenuhi dada setiap orang. Sementara dari kejauhan, suara takbir terdengar bersahut-sahutan. Hanum dan Reina berulang kali mengangkati piring dan gelas kotor dari ruang tamu. Setiap hari raya Idul Fitri, Zainab selalu saja kedatangan tamu yang cukup banyak.
7.880.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai puisi hari raya idul fitri
Baca
+Pustaka
Fitnah Menjadi Janda

Fitnah Menjadi Janda

Tapi Risa menepis tangan Indra kasar. Apa aku tidak salah dengar? Bukannya Indra yang mencoba menfitnahku? Apa dia lupa dengan apa yang telah dia lakukan padaku? Aku mengepalkan tangan mendengar ucapan Indra yang masih saja mau melempar fitnah. Aku membuang napas kasar, geram sekali dengan Indra yang pandai bersilat lidah.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai puisi hari raya idul fitri
Baca
+Pustaka
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

Tidak lama kemudian, pak Ridwan, Dimas dan Isda datang membawa sayur dan kayu bakar. “Ibu, kakak, tadi aku melihat monyet berayun-ayun dari pohon satu ke pohon yang lain,” kata Isda sambil memperagakan gaya monyet. Mereka semua pun tertawa bahagia melihat tingkah Isda sambil duduk bersama. Lantunan puisi Raidi Tuhan... Betapa indahnya hari ini Hari di mana selalu ada canda tawa Yang tertoreh dalam kisah hari ini
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai puisi hari raya idul fitri
Baca
+Pustaka
AJUDAN SELEMBE

AJUDAN SELEMBE

104 Pagi di hari Iedul Fitri pertama, disambut gembira seluruh umat muslim di dunia. Mereka berbondong-bondong menuju masjid besar ataupun tempat-tempat khusus, yang disediakan pemerintah kota, guna menunaikan salat Iedul Fitri. Begitu pula yang dilakukan oleh Alodita dan Aditya. Bersama keluarga besar Bryatta, mereka turut menunaikan ibadah dengan khusyuk, di masjid besar pusat Kota Ciledug.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai puisi hari raya idul fitri
Baca
+Pustaka
Fitnah Di Hari Pernikahanku

Fitnah Di Hari Pernikahanku

PoV Kirana. “Kau tidak pantas bahagia jika aku tak bahagia. Tak akan ada lelaki yang bisa menerimamu selain aku. Jadi jangan pernah berpikir jika kau bisa lepas dariku!” ujar Ferdi sembari menyerigai berjalan mendekatiku. Kakiku mundur selangkah perlahan, mencari celah untuk pergi.
9.330.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 640 kali sebagai puisi hari raya idul fitri
Baca
+Pustaka
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai puisi hari raya idul fitri
Baca
+Pustaka
Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Amuk iblis di tempat tak dikenali, kan ku tahan sepenuh hati, Semua demi bertemu kamu lagi, Wahai istriku, Janganlah berhenti berdoa dan berharap, jadikan malam sebagai waktu meminta-minta, Kepada yang maha kuasa, pencipta semesta alam, Jadikan aku kuat dengan doa-doamu, dan keberanianku, Semoga kita bertemu lagi, istriku yang cantik, Maafkan segala kesalahan kakanda, Semoga kita ditakdirkan bertemu lagi di seberang lautan sana. Erik tidak tahu definisi kata-kata manis, puisi buatannya tidak mengandung kata-kata manis yang membuat Linda senang, tetapi berisi makna pahit tentang perang dan perpisahan. Puisi yang cukup untuk merobek hati seorang istri yang ditinggal suaminya ke medan perang da
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai puisi hari raya idul fitri
Baca
+Pustaka
Pembalasan Wanita Terhina

Pembalasan Wanita Terhina

Aku tersenyum bangga saat Bang Raihan berkata seperti itu, rasa capek yang tadi mendera tubuh ini sepertinya hilang dan tubuh ini ringan dengan senyum mengembang, aku membuka pintu, saat hendak menutup pintu, aku memberikan senyuman terbaikku pada Fitri. "Saya masuk dulu ya Fit, senyumlah sedikit, karena senyum itu sebagian dari ibadah, assalamualaikum Fitri," ucapku dengan hati riang dan gembira, tampak sorot mata Fitri menyala seolah-olah ingin menerkamku dengan cepat aku menutup pintu. "Lihatlah dia itu Bang, Nur mengejek Fitri! Itu yang abang bilang lebih baik dari Fitri!"
520.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 716 kali sebagai puisi hari raya idul fitri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status