Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Godaan Maut CEO Cantik

Godaan Maut CEO Cantik

Ia menggulung pakaian yang bernoda darah Julian itu dan menenggelamkannya dalam-dalam ke dasar tumpukan sampah yang berbau busuk. Hujan es Jakarta langsung menyapu tubuh atasnya yang kini bertelanjang dada, mengikis sisa anyir darah pamannya dari buku-buku jarinya. Rahangnya terkatup rapat. Otot-otot di perutnya menegang kaku menahan dingin dan amarah yang siap meledak. Ia berbalik dan berlari sekencang mungkin menembus kegelapan, menerobos masuk melalui pintu besi kusam—akses servis menuju lift barang.
9.88.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 354 fois en tant que puisi jaket berlumur darah
Read
+Librairie
Gantari

Gantari

Setiap detail kejadian berusaha kuingat agar tidak ada yang terlewat. Darah ya darah. Bukankah semalam darah binatang sering yang dianggap hama itu mengenai bajuku. Pasti ada bekasnya. Apalagi bajuku berwarna putih pasti akan meninggalkan bercak yang cukup kentara. Saat aku menatap tubuhku, aku terkejut karena aku sudah berganti busana. Ke mana baju yang kupakai semalam?
1.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 52 fois en tant que puisi jaket berlumur darah
Read
+Librairie
Misi Misteri Sang Indigo

Misi Misteri Sang Indigo

Perempuan, rambut hitam, kusut, basah terurai panjang menutupi wajahnya. Perutnya yang besar ia usap-usap naik turun, dengan tangan yang bagian punggung tengah tangannya seperti bekas tusukan benda tajam. Darah membasahi baju putihnya, baju putih yang berubah menjadi merah karena darah, dan warna coklat karena tanah. Baju putih yang diduga adalah seragam, dilengkapi rok panjang dibawah lutut berwarna abu.
9.833.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.4K fois en tant que puisi jaket berlumur darah
Read
+Librairie
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

SAJAK KOSONG Oleh: Pesona Senja Hari ini di sini Kau berdiri mengiris hati Membawa pedih atas nadi pada kasih Kupikir darah beningku kian kering Kau tumpahkannya terlalu sering Ternyata masih memancar terlalu liar Saat kita hampir terpencar Kuyup pada mataku Lara pada dadaku Mungkin kau tak peduli itu Hari ini di sini Kau pahat tubuh dan mataku Luka-luka lebar tak berdarah Kau hempas aku ke cadas keras
106.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 218 fois en tant que puisi jaket berlumur darah
Read
+Librairie
Omega keeper Of Crystalon

Omega keeper Of Crystalon

Reruntuhan tiang darah dan lambang sistem porak-poranda. Dan di tengah kehancuran itu, berdiri satu sosok. Sosok tinggi berbalut jubah gelap yang terbuat dari retakan darah beku dan jaringan cahaya, dengan wajah yang sangat tampan. Di punggungnya, lima formasi kristal darah melayang—melambangkan kekuatan lima elemen. “Itu... aku?” bisik Luca. “Tidak,” Aeri menggeleng, napasnya tercekat.
1.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 50 fois en tant que puisi jaket berlumur darah
Read
+Librairie
Tersesat Di Dunia Pendekar

Tersesat Di Dunia Pendekar

Raka yang melihat rintik air tersebut dari perisai pelindung Jayabhaya merasakan energi yang mirip dengan milik Nintinugga. "Tidak mungkin! Apa ini darah?!" Raka coba menebak. "Kau benar, itu adalah darah. Namun bukan darah biasa. Itu adalah darah yang telah memiliki kadar racun seperti tombak yang menusukmu. Dan lagi, darah ini bersifat asam. Mereka langsung memusnahkan apa pun yang disentuhnya." Jayabhaya memperlihatkan beberapa rerumputan dan tumbuhan lainnya yang meleleh dan hancur ketika bersentuhan dengan darah itu.
1010.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 400 fois en tant que puisi jaket berlumur darah
Read
+Librairie
Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Jika pria bernama Hendriko itu sembuh dengan cepat, selesai sudah tugasku. Kusapukan cream malam pada wajahku. Kemudian memakai bergo warna abu-abu yang baru kuambil dari lemari. Jaket yang kemarin terkena darah belum sempat aku cuci, masih terendam di ember dalam kamar mandi. Aku mengambil satu jaket lagi, yang sebenarnya enggan untuk kupakai lagi. Jaket yang menyimpan banyak kenangan dari seseorang yang pernah menjadikan aku ratu di hati dan rumahnya.
10471.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 12.7K fois en tant que puisi jaket berlumur darah
Afficher les avis (64)
Read
+Librairie
yenyen
bagus tapi karena chapternya banyak dan karakternya juga banyak, mending bacanya harus marathon, skip seminggu lupa lagi ini siapa ya aditya? siapa ya mirinda? hehehe.. but overall bagus dan memperkenalkan syariat islamnya mantap, dan menjelaskan bukan agamanya yang salah tapi individunya yng bermas
Langit
baga bngt sih ceritanya.terlepas dari aku gk suka sma darmawan sma salwa.apa iya gk ada hukum karma gue jadi mempertanyakan ini ada beneran apa enggak sih.karena darmawan sma salwa masih hidup enk.sdngkan andrean sendiri dg kesedihan dia.kok ada ank sebaik adrean kalo aku andrean dah benci bapak gue
Lire tous les avis
Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Kakinya menyeret, bahu kirinya turun terlalu rendah, dan setiap langkah meninggalkan bekas basah kecil di batu lorong. Beberapa orang spontan mundur. Lampu depan balai memantulkan warna darah pada kain luarnya, lalu memperlihatkan lapisan sutra perak di bagian dalam jubah yang robek dari bahu sampai pinggang. Sulaman awan dan sisik naga yang halus masih terlihat di sela darah yang menghitam, terlalu rapi, terlalu mahal, dan terlalu resmi untuk dikenakan orang pasar.
9.720.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 588 fois en tant que puisi jaket berlumur darah
Afficher les avis (14)
Read
+Librairie
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Alam. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam Atas, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Jimmy Chuu
Meskipun membaca buku ini bisa menjadi buku mandiri, namun Lore dari kisah : Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang adalah : 1. Warisan Artefak Kuno 2. Pewaris Kultivasi Iblis - Raja Kelelawar Hitam 3. Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang
Lire tous les avis
Pendekar Pedang Darah

Pendekar Pedang Darah

Rambut panjang hitamnya itu mengalir laksana tirai malam, di hiasi pita-pita berwarna biru yang berkibar tertiup angin, seakan menyimpan sebuah cerita pertempuran yang telah melelahkan waktu. Di balik keangkuhan jubah putih dan birunya yang menyelubungi tubuhnya, tersimpan luka-luka yang tak kasat mata. Salah satu tangannya yang kini terangkat seolah dalam sapuan doa bisu, memamerkan noda darah yang segar.
103.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 60 fois en tant que puisi jaket berlumur darah
Read
+Librairie
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

Tangan Vita bergetar hebat, pisau kecil itu terlepas dari genggamannya dan jatuh beradu dengan lantai, menimbulkan bunyi logam yang menusuk telinga. “Ah… ahk!” jeritnya parau, matanya membesar penuh ketakutan. Ia menatap kedua tangannya yang berlumuran darah, tubuhnya gemetar hebat. Nafasnya tersengal, dada naik turun tak beraturan. “Tidak… tidak…” bisiknya lirih, seolah menolak kenyataan. “Apa yang sudah aku lakukan…”
101.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 63 fois en tant que puisi jaket berlumur darah
Read
+Librairie
Dernier
1
...
34567
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status